oleh

Ketika Pelatihan Ecobrick To Zero Waste Masuk Di SD Inpres 221 Maros-SulSel

SulSel , Bratapos.com – Komunitas Anak Sungai Rammang-Rammang menggelar pelatihan pembuatan Ecobrick di SD Inpres 221 Kabupaten Maros,(04/10).

Pada kesempatan baik itu, dalam gelar pelatihan tersebut di sambut antusias oleh para guru dan siswa-siswi SD Inpres 221.

Dalam pemaparannya, ecobrick adalah botol plastik yang telah di isi dengan sampah kresek dan kepadatan tertentu serta isi berat antara 180 sampai 200 gram.

IMG-20191004-WA0166

Keberadaan ecobrick ini di jadikan sebagai batako yang ramah lingkungan, karena pengaplikasiannya atau praktek ekobrick bisa menjadi alternatif pengganti batako untuk lantai, dinding, pagar untuk pot bunga, kursi dan banyak hal yang bisa di fungsikan.

Pelatihan ecobrick di ikuti oleh siswa SD Inpres 221 Rammang-Rammang dan guru-guru kelas, dengan tujuan adalah menanamkan kesadaran lingkungan dan kepedulian terhadap alam serta perubahan iklim pada anak-anak, terutama persoalan sampah plastik yang semakin tidak terbendung.

IMG-20191004-WA0167

Harapan Muh. Ikhwan, Pendiri Komunitas Anak Sungai Rammang-Rammang, bahwa kegiatan ini bisa menjadi roll model dan cikal bakal generasi yang peduli pada alam dan lingkungan.

“Salam Pelatihan ini memberi dampak sampai ke perilaku hidup sehari-hari dan kehidupan dalam rumah masing-masing siswa yang peduli pada alam dan lingkungan,” tutur Muh. Ikhwan sapaan akrab Iwan Dento,(04/10).

IMG-20191004-WA0168

Kemudian, menurut Iwan Dento dengan salam pelatihan ini juga di tampilkan beberapa contoh pengaplikasian ekobrick dalam kebutuhan sehari-hari, seperti pot bunga, tempat duduk dan penahan tanah.

Sementara itu, tujuan jangka panjang kegiatan ini ialah terbentuknya bank sampah di SD Inpres 221 Rammang-Rammang dan mendorong sekolah menjadi zero waste atau sekolah bebas sampah.

Reporter : (hakim)

Editor / publisher : zai

REKOMENDASI UNTUK ANDA