oleh

Lurah Pasar Pemiri, Arogan Saat Dikonfirmasi Wartawan

LUBUKLINGGAU, BrataPos.com – Tidak sepatutnya seorang lurah saat dimintai stetmen oleh wartawan murang-muring. Itu tidak menunjukan bahwa dirinya seorang ASN.

Seperti yang dilakukan oleh Ratna Ambia Lurah Pasar Pemiri Kecamatan Lububuklinggau Barat II saat dikonfirmasi oleh Wartawan mengenai Realisasi Dana Kotaku.

Ratna mengatakan bahwa Dana Kotaku sudah dibangunkan ke fisik yang menjadi prioritas. Bahkan pihak Kelurahan juga sudah melayani warga dengan sebaik-baiknya.

“Saya udah menjadi lurah dari tahun 2013 sampai sekarang,” katanya sambul nunjuk-nunjuk.

Namun sepintar-pintar menutupi kelemahan pasti ada saja yang tidak dapat ditutupi. Karena hasil investigasi di lapangan menemukan salah seorang nenek berumur 95 Tahun.

Ironisnya nenek yang sudah rentan itu tidak mendapatkan bantuan Bedah rumah, PKH maupun berbentuk bantuan lainnya.

Kalau menyangkut Bedah rumah ada 15 Unit yang sudah selesai dikerjakan tetapi lurah tidak tahu mengenai pelaksanaannya karena semua kegiatan sudah diserahkan kepada KSM yang ditunjuk sebagai penanggung jawab yakni Kaswin dari Ipal Komunal.

PicsArt_09-30-06.30.09

Kemudian mengenai Belanja material KSM langsung belanja ke Toko yang ibu lurah tidak tahu namanya.

Sangat disayangkan Lurah tidak mengetahui apa nama tokonya. Bahkan keluarga yang menerima bantuan tidak mengetahui berapa dana yang pergunakan untuk satu unit Bedah Rumah.

Karena warga hanya menerima jadinya saja. Sedangkan upah jasa tukang penerima bedah rumah bayar sendiri bahkan ada yang bergotong-royong.

Reporter : Spd
Editor/Publisher : jml

REKOMENDASI UNTUK ANDA