oleh

Bos Salon Rias Penganten Jadi Saksi, Terdakwa Bungkam

Keterangan foto : terdakwa usai menjalani sidang/foto jamal

GRESIK, BrataPos.com – Hermin Agustiningsih, memang tak tahu balas budi. Wanita (35 tahun) itu nekat mencuri alat perlengkapan rias penganten milik temannya sendiri yang sudah dianggap seperti keluarganya.

Akibat kelakuannya itu, wanita yang berkerudung warga Desa Sumbergede, RT.02 RW.05, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik harus menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Gresik, Kamis Sore (26/9/2019).

Pada sidang kali ini, yang diketuai oleh majelis hakim Putu Gede Hariadi mendengarkan keterangan saksi korban dan adik korban serta saksi penangkap dari penyidik Polsek Wringinanom.

Dalam keterangannya dihadapan majelis hakim, adik korban yakni Dian Ika Puspitasari (36) Preti bos salon rias penganten atau wedding membeberkan. Awalnya ia tiba di salon rias penganten.

Ia pun tiba-tiba kaget bagaikan disambar petir disiang bolong. Pasalnya pintu kamar semula ditinggal rias orang kematenan atau ngejob tertutup rapat, namun tiba-tiba tebuka. Bahkan pintu kamar terlihat rusak.

“Lalu saya bilang ke Dian pegawai saya dan tak lain adik saya kalau pintu terbuka. Setelah saya cek di dalam lomari ternyata uang hilang, langsung saya lemas pak hakim. Karena perkiraan uang yang hilang sekitar 35 Juta,” katanya.

Kendati korban beberkan di dalam persidangan, bahwa ia selain kehilangan kosmetik juga kehilangan uang. Tapi hal itu dibantah oleh terdakwa, bahwa ia tidak mengambil uangnya.

Keterangan foto : baju merah Preti korban pencurian dan dua dari kiri Dian adik korban/foto jamal.
Keterangan foto : baju merah Preti korban pencurian dan dua dari kiri Dian adik korban/foto jamal.

Bahkan oleh ketua majelis hakim untuk mengatakan sejujurnya pada terdakwa. Namun terdakwa lagi-lagi mengatakan kalau uang itu bukan dirinya yang mengambil.

Sidang akhirnya ditunda pekan depan dengan agenda sidang tuntutan. Dengan kawalan petugas, terdakwa yang memakai rompi tahanan berwarna merah dibawa ke ruang tahanan Pengadilan.

Terjadinya aksi pencurian ini berwal dari terdakwa mengantar bubur pada Dian tak lain teman SMP terdakwa tanggal 26 Juni 2019 sekitar jam 10.30 Wib. Dian pun tidak mempunyai rasa curiga. Pasalnya terdakwa teman sejak kecil korban.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam sesuai pasal 363 ayat (1) ke-5 KUHpidana.

Reporter : jml
Editor/Publisher : wo

REKOMENDASI UNTUK ANDA