oleh

Lantaran Kasih Tak Sampai, Shalahuddin Al Ayyubi Tega Bunuh Wanita Idaman

GRESIK, BrataPos.com – Terungkap sudah, motif pembunuhan yang menggegerkan warga Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik yang terjadi pada hari Selasa tanggal 10 September 2019, Pukul 18.30 Wib di Kafe Penjara.

Terungkapnya motif pembuhan ini yang dilakukan oleh tersangka Shalahuddin Al Ayyubi (24), warga Perum Banjarsari Asri Gang 6 No. 18, RT. 01 RR. 01, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme,Kabupaten Gresik yang tega membunuh temannya sendiri Handril Choirun Nisa (25) warga Dusun Ngering, Desa Sukoanyar, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik setelah dilakukan rekontruksi yang dilakukan oleh Polsek Cerme kemarin 18 September 2019.

Dalam rekontruksi, tersangka memperagakan 37 adegan. Diawali adegan pertama tersangka menghubungi korban. Berselang 5 menit, korban datang ke Kafe dengan menggunakan sepeda motor miliknya.

Adegan kedua, korban masuk ke dalam kafe. Lalu adegan ketiga, tersangka meminta bantuan pada korban untuk memasukan kucing anggora pada kandangnya.

Pada adegan ke empat dalam peran pengganti Riska pegawai honorer Polsek Cerme memeluk dari belakang. Sementara pada adegan kelima tersangka mencekik leher korban.

Kemudian pada adegan ke enam, korban tersungkur lalu dicekik oleh tersangka sampai tidak bernyawa. Pada adegan ke tujuh tersangka membuka jaket korban dan mengambil Hp, gelang serta cincin.

Adegan ke delapan tersangka membuka celana korban. Lalu tersangka melakukan onani sampai keluar sperma. Pada adegan sembilan setelah keluar sperma, lalu jari tersangka dimasukan pada kemaluan korban yang sudah tidak bernyawa.

Setelah puas mengeluarkan sperma, tersangka menyeret korban sejauh 5 meter persis dibawah pohon. Tersangka berniat hendak menguburkan korban. Namun niat itu gagal. Pasalnya setelah digali, tanah ternyata pavingan, sehingga menyulitkan tersangka.

PicsArt_09-20-05.54.50

Kapolsek Cerme AKP Iwan Hari Poerwanto mengatakan, pihaknya melakukan rekontruksi terkait tindak pidana pembunuhan terhadap Handril Choirun Nisa oleh tersangka Shalahuddin Al Ayyubi yang dilakukan di Kafe Penjara.

Pada saat dilakukan rekontruksi ini, ada 37 adegan. Mulai dari awal, tersangka menghubungi korban, hingga tersangka meninggalkan korban di dalam kafe. Hingga dilakukan penangkapan dan olah TKP pada saat kejadian.

Dari hasil pengembangan yang dilakukan oleh penyidik Unit Rekrim Polsek Cerme, bahwa tersangka ada rasa atau rasa hati dengan korban. Namun tersangka tidak mengungkapkan secara langsung, melainkan melalui teman korban. Pasalnya Nisa sapaan akrabnya hendak tinangan dengan laki-laki lain.

“Untuk saat ini, kami masih menunggu visum dari Rumah Sakit Ibnu Sina. Nanti hari Kamis kami akan membawa tersangka ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim guna dilakukan pemeriksaan kejiwaan,” katanya.

Lanjut Iwan, menurut hasil pemeriksaan dan hasil olah TKP, untuk pelecehan seksual setelah korban meninggal. Tersangka menggunakan dengan jarinya memasukan ke kemaluan korban. Setelah itu tersangka melakukan onani didepan tubuh korban.

“Pada saat melakukan onani, korban sudah ditelanjangi oleh tersangka. Namun atasnya masih berpakain. Pasal yang akan disangkaan ke tersangka pasal 365 dan 338 KUHP acaman hukuman diatas 20 tahun penjara,” tegasnya.

Reporter : jml

Editor/Publisher : wo

REKOMENDASI UNTUK ANDA