oleh

Spesialis Pembobol Sekolahan, Berakhir Dibalik Jeruji Besi Polres Malang

MALANG, BrataPos.com – Terkuaknya pelaku pembobol Sekolahan di daerah Malang selatan, yakni berawal dari laporan warga Masyarakat, bahwa telah terjadi kemalingan pada hari Sabtu (14/09/2019) di SDN 01 Pagak, tepatnya di Dusun Krajan Pagak sekitar kantor SPKT Polsek Pagak Kabupaten Malang. (14/09/2019).

Adanya Laporan Masyarakat Unit Reskrim Polsek Pagak Ipda Yustiar yang berkerja sama dengan Unit Buser Polres Malang Aiptu Madak Dkk melakukan olah TKP guna panyelidikan lebih lanjut, dan setelah mendapatkan informasi yang jelas maka petugas melakukan pengejaran terhadap pelaku pembobol sekolahan tersebut.

Pelaku pencurian dengan pemberatan ini sudah sering beroprasi khususnya di wilayah Malang Selatan.

Saat dikonfirmasi Bripka Dedit S. SH selaku penyidik Polsek Pagak mengatakan, pelaku juga berhasil membawa uang sebesar Rp.11 .500.000 (sebelas juta lima ratus ribu rupiah) dari tempat sekolahan yang mereka satroni.

Hingga berita ini di muat pelaku masih dalam pemeriksaan polisi guna adanya pengembangan dan di proses sesuai hukum.

Sementara itu di lokasi terpisah Edi Susilo, Msi. Selaku Kepala Sekolah Mlmenerangkan, semua pihak Sekolahan ya cukup terkejut mas..!!. “Bahwasanya semua pintu dan jendela sudah di kunci, tapi kok masih bisa masuk ya” terangnya penuh heran.

Sisi lain salah satu guru yang bernama, Sarpan (51) yang bekerja sebagai PNS juga memberikan keterangan kepada awak media Bratapos.com bahwa, pihak sekolah mengalami kerugian materi yang cukup banyak.

“Barang yang berhasil di gondol maling adalah alat untuk kepentingan sekolah dan untuk mengajar salah satunya 1 unit gitar merk yamaha, 1 buah laptop merk Accer, 2 buah proyektor merk BenQ,” ucapnya.

Dan hanya dalam waktu 3 hari, Buser Polres Malang dan Satreskrim Polsek Pagak sudah berhasil membekuk para pelaku dan juga mengamankan beberapa barang bukti dari tangan pelaku.

PicsArt_09-19-09.45.15

Sementara itu pelaku diketahui bernama Eka Dwi Pratama (19) asal warga Desa Sepanjang Kecamatan Gondang Legi, Kabupaten Malang dan Mumamad alias Mumet (22), asal warga Dusun Krajan Desa Karang Sari Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.

Menurut keterangan yang didapat, kedua tersangka memang spesialis pembobol sekolahan. Karena saat kedua pelaku di introgasi petugas, juga mengaku telah melakukan pencurian di sekolah lain salah satunya di SDN 03 Sempol Dusun Krajan Sempol Pagak dan SDN 04 Pagak Dusun Termpur Pagak Kabupaten Malang.

Reporter : Shelor/arip

Editor/Publisher : jml

REKOMENDASI UNTUK ANDA