oleh

Kejari Lampung Timur Sosialisasi di SMP Negeri 1 Bandar Sribawono

LAMPUNG TIMUR, BrataPos.com – Dalam hal tersebut Kejari Lampung Timur, memberikan sosialisasi kepada Guru dan anak Murid di SMP Negeri 1 Bandar Sribawono di ruang kelas.

Dalama acara tersebut, dihadiri ketua komite sekolah dan kepala sekolah Imam, M.pd tentang berita HOAK. Mereka memberikan arahan kepada anak murid agar berhati-hati dengan bermain HP tentang di sosmed Facebook dan WhatsApp.

Didalam sosialisasi tersebut juga Suwardi menambahkan agar anak didik menjauhi bahayanya narkoba. Karena itu merusak generasi bangsa anak muda dan akan berbahaya bila terkena Narkoba.

“Agar anak didik menjauhi bahayanya narkoba. Jangan sampai merusak masa depan,” terangnya Suwardi Kejari Intelejen Lampung Timur, (19/09/2019).

Suwardi Kejari Intelejen selepas penyampaian sosialisasi bahaya narkoba itu juga memberikan tanya jawab kepada anak murid dan dewan guru.

Pada anak didik dalam sosialisasi tersebut Suwardi intelejen memberikan hadiah kepada anak murid yang bisa menjawab pertanyaan yang mengetahui UUD ITE yang benar diberi bingkisan gelas.

“Dalam sosialisasi tersebut anak murid sangat antusias dalam kemeriahan Sosialisasi Narkoba dari Kejari intelejen Suwardi,” jelasnya.

Lanjut Suwardi dalam penyampaian itu juga memberikan arahan tentang UUD ITE No.11 tahun 2008 cybercrime Berita Hoak memberikan memposting berita yang bohong yang belum pasti kebenarannya di sosmed Facebook atau WhatsApp.

PicsArt_09-19-08.01.10

Berita bohong karena itu berdampaknya dalam memberikan informasi Hoak memberikan informasi HOAK atau berita bohong karena itu dampaknya ancaman UUD No.11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik Pasal 27 setiap orang yang sengaja dan tanpa hak dan mendistribusikan dan/atau dokumen elektronik yang memiliki dan memiliki

“(1). muatan yang melanggar kesusilaan
(2).muara perjudian
(3). muatan dan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik
(4). muatan pemerasan dan/atau pengancaman dipidana dan pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak (Rp1.000.000.000,00 (satu miliar Rupiah) UUD ITE Cybercrime,” terangnya Suwardi.

Imam Hanafi, M.pd selaku kepala sekolah SMP Negeri 1 Bandar Sribawono menyampaikan kepada anak murid agar menjauhi larangan bahayanya narkoba dan berita bohong HOAK.

“Kiranya anak didik saya mengharapkan kemajuan seluruh anak didiknya, agar kelak menjadi anak yang sehat dan berguna bagi Nusa dan bangsa,” tungkasnya.

Reporter : Nofisa Saifudin

Editor/Publisher : jml

REKOMENDASI UNTUK ANDA