oleh

Polda Sulawesi Utara Tak Menggubris Keluhan Korban Q-net Asal Sulawesi Tenggara

LUMAJANG , Bratapos.com – Para korban Perusahaan Q-NET terus bermunculan dan menyampaikan jeritannya dengan melalui postingan di media sosial. Seperti akun @Anessosoito, dirinya menceritakan di facebook group ‘Sahabat MAS’ bahwa ia adalah salah satu korban yang berasal dari Provinsi Sulawesi Tenggara. Rabu (18/09/2019).

Ia berani mengatakan bisnis Q-NET adalah penipuan karena sejak dalam presentasi mereka sudah merangkai kebohongan agar orang – orang yang hadir dalam presentasi tersebut percaya sehingga mereka nekat melakukan apa saja demi bisa mendapatkan uang untuk bergabung di perusahaan tersebut.

IMG-20190918-WA0341

Para leader di Q-NET mengajari calon Anggotanya untuk melakukan utang, gadai, maupun menjual barang berharga yang dimiliki supaya mendapatkan uang untuk ikut bergabung dengan perusahaan Q-net tersebut. Bahkan ada juga calon Anggota yang berani mencuri barang barang milik orang lain untuk memuluskan jalan ke perusahaan Q-NET.

Penulis menceritakan, dirinya pernah membawa kasus ini ke pihak Polda Sulawesi Utara. Namun sang penulis menjelaskan, kasus tersebut tak pernah diselesaikan oleh pihak Polda tersebut karena adanya salah satu oknum PT Q-NET yang juga berdinas di Polda Sulawesi Utara.

IMG-20190918-WA0338

Dalam pernyataan nya, Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MH, MM yang juga putra daerah asli kota Makassar menerangkan pihaknya akan terus melanjutkan investigasi kasus tersebut. “Tim Cobra tak akan pandang bulu, kami akan terus mengumpulkan bukti terkait agar para pelaku yang bermain dibalik kasus ini dapat tertangkap satu persatu. kami mohon doanya kepada Masyarakat Indonesia” tegas pria yang menyelesaikan S3 di Universitas Padjajaran tahun 2010 di kota Bandung tersebut jurusan hukum bisnis.

Reporter : Shelor

Editor / Publisher : zai

REKOMENDASI UNTUK ANDA