oleh

PDAM vs CV.Karya Santoso Saling Menuding Kesalahan

Grobogan , Bratapos.com – Saling tuding dan saling merasa benar terjadi antara PDAM kecamatan Gubug dengan CV.Karya Santoso Brati saat pelaksanaan proyek pembangunan drainase ,Selasa (17/09/2019 ).

Dalam pengerjaan sepanjang drainase terdapat pipa PDAM yang mana merupakan salah satu kebutuhan pokok tentang air bagi sebagian masyarakat Gubug.

Pasokan air dari PDAM sempat terhenti kurang lebih satu minggu karena pipa rusak dan terputus dengan adanya proyek drainase.

Miko salah satu warga mengatakan “Kami sangat bingung sekali kalau pam tidak nyala,karena itu satu – satunya air yang kami butuhkan .Kami tidak memiliki sumur dan pam itu untuk kebutuhan kami mandi,mencuci dan yang lain”.

IMG-20190917-WA0530

Pihak kontraktor ketika di temui bratapos melalui Baidi selaku mandor mengatakan kalau pengerjaan drainase ini sudah koordinasi dengan pihak PDAM.

Namun yang terjadi di lapangan pipa PDAM putus dan air tidak bisa mengalir hingga masyarakat pengguna PDAM tidak mendapatkan air untuk kebutuhan sehari – hari.

” Saya malah yang rugi kalau begini,yang seharusnya penggalian pakai alat gara – gara ada pipa ini saya harus gali manual” ucap Baidi Saikul selaku kepala PDAM Gubug memberikan pernyataan kalau koordinasi memang sudah di sampaikan.
“Tapi dalam pengerjaan kenyataannya banyak sekali pipa yang di rusak ” terangnya.

“Bahkan pemotongan pipa yang besarpun kita tidak di kasih tau.Apa setiap hari saya harus nungguin ..???” tambahnya.

Sungguh ironis memang,apakah dengan saling tuding dan saling mencari benar masing – masing masyarakat yang harus jadi korban.

Masyarakat sangat mengharap agar pemerintah daerah bisa menyingkapi hal tersebut agar dalam pengerjaan suatu proyek masyarakat tidak di rugikan apalagi masalah air apalagi pada musim kemarau seperti saat ini.

Reporter : Heru

Editor / Publisher : zai

REKOMENDASI UNTUK ANDA