oleh

HIDUP SEBATANGKARA TIDUR BERALAS TANAH, PEMERINTAH ABAIKAH?

SITUBONDO , Bratapos.com – Malang benar nasib ibu satu ini, sudah sebatangkara, sangat miskin, tidak berpenghasilan tetap serta tingggal dihunian yang jauh dari kata layak.

Namanya bu Sahya warga desa Wringin anom RT 01/ RW 03 kecamatan Asembagus Kabupaten Sirubondo Jatim, beketja seadanya kadang menjadi buruh lepas di persil lahan tebu PTPN XI, Umurnya yang sudah tidak muda lagi menjadikan tenaga juga lemah sehingga penghasilanpun tidak seberapa jauh dari kata cukup.

Tempat tinggal yang dihuni berdinding bambu(gedhek),lantai dari tanah serta tempat tidur tanpa menggunakan dipan dihampar di atas tanah,sebatangkara serta lahan rumah yang bukan miliknya maka lengkap sudah penderitaan perempuan sebatangkara ini.

IMG-20190917-WA0190

Menurut Sugito tetangga dekat yang memberikan tempat tinggal, dalam bekerja sehari harinya untuk menghidupi dirinya kadang dapat sepuluh ribu kadang tidak sampai mas, yah mungkin karena tenaganya lemah akibat tua dan sakit sakitan.

Mochammad cholil ketua RT setempat menyampaikan pada awak media Brata post ibu salya tidak mendapat bantuan Rumah Layak Huni dikarenakan pekarangan tempat rumahnya bukan miliknya dan ketika ditanyakan apakah ibu Sahya layak atau tidak mendapat nantuan RLH, holil berpendapat mestinya dapat mas.

Sementara Wakil ketua LP KPK KPMCAB Situbondo Raden Panji Sungkoso mengatakan kekecewaannya terhadap aparat pemerintah dan kebijakannya. Sungkowo menganggap mereka kurang peka dan peduli terhadap nasib warga miskin atau sangat miskin bahkan sering ada perlakuan tidak adil dengan bermacam alasan.

“pemerintah perlu meikirkan kebijakan yang tepat terhadap kelompok masyarakat yang seperti ini perlu dipikirkan benruk program yang dapat menyentuhnya juga, faktanya yang punya tanah saja dapat program lah ini miskin tidak punya tanah kan harusnya lebih prioritas sehingga pemerintah tidak dianggap ABAI”,ujarnya serius

Diakhir pernyataanya Sungkowo menyatakan masih akan melakukan investigasi kembali karena banyaknya informasi terkait dugaan penyimpangan RLH dan bantuan lainnya seperti RASKIN dan lain lain.

Reporter : afree

Editor / Publisher : zai

REKOMENDASI UNTUK ANDA