oleh

Wabup Situbondo : Pembangunan Tol Probowangi Tidak Akan Rugikan Warga

SITUBONDO, BrataPos.com – Rencana Pembangunan Tol Probowangi Season 2 akan segera dilakukan. Namun untuk pembangunan itu pemerintah membutuhkan lahan seluas 1.075 hektar. Untuk mendapatkan lahan seluas itu, caranya dengan membebaskan lahan milik warga.

Wabup Situbondo, Ir. H. Yoyok Mulyadi menjamin pembebasan lahan tidak akan merugikan warga terdampak pembangunan jalan tol Probowangi Season 2.

“Yang pasti proyek tol Probowangi Season 2 ini adalah proyek strategis nasional dan menjadi prioritas. Maka pemilik lahan yang akan dilewati tol ini nanti akan diganti untung, bukan ganti rugi,” ujar Wabup Yoyok pada acara Sosialisasi Rencana Pembangunan Jalan Tol Probowangi Sesi 2 di Pendopo Kecamatan Asembagus, Senin (9/9/2019).

Lebih lanjut Wabup Yoyok mengatakan proyek jalan tol di Kabupaten Situbondo ini sepanjang 110 km, melewati 14 kecamatan. Di Kecamatan Asembagus sendiri ada 5 Desa yakni Desa Trigonco, Perante, Awar-awar, Mojosari dan Kertosari yang akan dilalui jalan tol tersebut.

“Oleh karena itu, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat yang lahannya akan terdampak jalan tol, agar hati-hati supaya tidak mudah percaya pada orang yang mengaku petugas untuk pembebasan lahan. Sebab nanti akan banyak makelar yang bermain, Jangan sampai bapak ibu yang hadir tertipu,” tegas Wabup.

Jika ada yang demikian mengaku sebagai petugas, Wabup meminta agar masyarakat menanyakan surat tugas atau tanda pengenal orang sebut.

“Tapi kalau sampai memaksa dan bapak ibu tidak percaya, silahkan laporkan pada pihak keamanan. Karena itu sudah mengarah pada penipuan,” terangnya.

Sementara itu Pejabat Pembuat Kebijakan Tol Probowangi 2 Kementerian PUPR, Agus Dwinarso mengatakan, jalan tol yang akan melewati Kabupaten Situbondo merupakan tol terpanjang untuk tingkat kabupaten yakni 110 km.

“Jalan Tol Probowangi ini merupakan tol trans Jawa, yang dimulai dari Merak hingga Banyuwangi. Presiden mengharapkan tol ini segera tersambung, karena sebagian sudah masuk daerah Probolinggo tepatnya di Leces,” ucapnya.

PicsArt_09-10-10.43.08

Nantinya pintu tol untuk keluar masuk akan ada empat. Menurut Agus, semula pintu tol direncanakan hanya ada dua. Namun karena adanya permintaan dari Pemerintah Kabupaten Situbondo, maka pintu tol akhirnya menjadi empat.

“Pihak Pemkab Situbondo menyatakan kalau hanya dua dirasa kurang, maka diusulkan ada empat pintu tol, yakni pintu bagian timur itu di Curah Kalak, lalu di wilayah tengah ada di Panji dan Pasir Putih dan di wilayah barat itu di Besuki,” urai Agus.

Menurut Agus Jalan Tol Probowangi seksi 2 di Kabupaten Situbondo akan melewati 14 kecamatan dengan 52 desa. Dalam pembebasan lahan terbanyak nantinya adalah lahan milik masyarakat 56 persen dan lahan Perhutani 35 persen, sedangkan sisanya tanah instansi dan kas desa.

“Yang terpenting dalam pembebasan lahan nantinya kita harus mematuhi aturan-aturan yang ada. Oleh karena itu saya berharap agar semuanya menjalankan sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan,” jelasnya.

Sedikitnya ada 216 warga dari lima desa yang lahannya terdampak proyek jalan tol Probowangi 2 ini. Mereka dikumpulkan di Pendopo Kecamatan Asembagus untuk mendapatkan informasi dan pencerahan dari yang berwenang mengenai apa dan bagaimana proses pembebasan lahan.

Reporter : Dayat

Reporter/Publisher : jml

REKOMENDASI UNTUK ANDA