oleh

PG Asembagus Gandeng Penggiat Sosial, Bagikan Sembako Ke Warga Miskin

SITUBONDO, BrataPos.com – Kegiatan bagi-bagi sembako pada warga miskin dilakukan PG Asembagus, Situbondo, Jawa Timur bersama Penggiat Sosial Situbondo Pepeng Tekos Sosial, Senin (9/9/2019). Kegiatan yang dilakukan blusukan itu mengambil lokasi di sekitar PG Asembagus.

Lokasi yang jadi sasaran blusukan kali ini adalah warga miskin di Kampung Sokparse RT.02 RW.08 Desa Wringin Anom, Kecamatan Asembagus, Situbondo. Paket sembako yang berisi beras, gula, minyak goreng, mie instan, kecap, sabun mandi dan sabun cuci itu dibagikan pada warga miskin, mereka rata-rata janda sebatang kara.

Menurut Adi Soesanto, Kasi Admin, Hasil, PKBL dan Umum PG Asembagus kegiatan blusukan bagi sembako ini merupakan cara yang cukup jitu. Karena bantuan tersebut langsung diterima warga dan tepat sasaran.

“Pihak PG Asembagus sangat mendukung acara ini dan kami berterimakasih pada Mas Pepeng yang telah bekerjasama untuk membantu program kami,” ujar Adi yang ikut serta blusukan.

Di PG Asembagus kata Adi, program bhakti sosial pada warga masyarakat yang kurang beruntung merupakan agenda wajib. Sebab setiap bulannya perusahaan plat merah ini menyantuni anak yatim yang berdomisili di wilayah kerja PG Asembagus.

“Santunan untuk anak yatim ini rutin kita lakukan setiap bulan. Ini bergiliran kita lakukan di tiap desa di tiga kecamatan, Asembagus, Banyuputih dan Jangkar,” ucap Adi.

IMG-20190910-WA0012

Sementara itu Pepeng Tekos Sosial mengatakan pembagian sembako ini merupakan wujud nyata PG Asembagus berbagi dengan masyarakat kurang beruntung. Selain itu kegiatan sosial yang dilakukan itu juga bertujuan untuk mensosialisasikan program PG Asembagus kedepan.

“Saya berterimakasih pada pihak PG Asembagus yang sudi mengajak saya untuk berbagi dengan warga yang tidak mampu. Kedepan kegiatan sosial semacam ini perlu ditingkatkan lagi,” terangnya.

Lebih lanjut Pepeng mengatakan dengan cara blusukan langsung memberikan sembako pada warga miskin akan lebih efektif dan tepat sasaran. Menurutnya hal itu dilakukan untuk menghindari agar bantuan yang disampaikan tidak jatuh ke tangan yang kurang tepat.

“Blusukan semacam ini memang strategi saya. Ini agar bantuan bisa tepat sasaran, karena kalau turun langsung, kita tahu kondisi sebenarnya yang akan dibantu,” tegasnya.

Reporter : Dayat
Editor/Publisher : jml

REKOMENDASI UNTUK ANDA