oleh

HADIRI WISUDA UPM, WAWALI MINTA WISUDAWAN SIAP HADAPI ERA 4.0

PROBOLINGGO , Bratapos.com – Universitas Panca Marga (UPM) Probolinggo menggelar Wisuda Sarjana ke XXVIII, pada Sabtu (7/9). Kegiatan pagi itu dihadiri oleh, Wakil Wali Kota Probolinggo, Mochammad Soufis Subri, Dandim 0820, Letkol Infantri Imam Wibowo, Lembaga Layanan Dikti VII Surabaya, Dr. Ir. Suprapto, DEA, Ketua Dewan Koperasi Idonesia Wilayah Jawa Timur, Drs. Ec. Tri Harsono.

Rektor UPM, Prof. Ir. HR. Abdul Haris, M.M mengatakan, wisuda menjadi Sarjana merupakan titik awal memulai kehidupan dalam menentukan arah mau kemana setelah wisuda. “Berkompetisilah dengan para sarjana yang ada dengan modal kreatif, berinovasi, selalu berdoa, tunjukkan bahwa alumni UPM bisa bersaing di pasar global”, ujar Prof. Haris.

“Saya dan seluruh civitas akademika UPM mendoakan semoga kalian menjadi sarjana yang berbhakti kepada keluarga, sholeh, berguna bagi nusa dan bangsa. Untuk yang ingin melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi yaitu pasca sarjana, semoga mendapat perguruan tinggi yang sesuai dengan bidang keilmuan yang diinginkan,” tambahnya.

Abdul Haris juga menyampaikan, sarjana yang diwisuda sebanyak 581 sarjana. Alumni UPM sampai saat ini tercatat kurang lebih 12.582 sarjana. “Untuk para sarjana baru agar segera mendaftar sebagai anggota ikatan alumni UPM Probolinggo”, pinta Prof. Haris.

Wakil Wali Kota Probolinggo mengatakan, keberadaan 12.582 sarjana yang dilahirkan dari tangan dingin UPM, membuktikan kontribusi dari UPM luar biasa dalam mewarnai pendidikan baik di Kota dan Kabupaten Probolinggo.

“Selamat bagi para wisudawan/wisudawati maupun orang tua peserta wisuda yang hari ini turut serta mendampingi putra/putrinya. Semoga para wisudawan/wisudawati mendapatkan posisi atau pekerjaan yang sesuai dengan harapan masing – masing,” ujarnya.

Subri juga menjelaskan bahwa pada tahun 2030 Indonesia ditarget menjadi salah satu negara ekonomi terbesar di dunia nomor 7 sekaligus memiliki bonus demografi. Kondisi ini harus diantisipasi dan disiapkan mulai saat ini agar anak – anak Probolinggo menjadi tuan rumah di rumahnya sendiri.

“Oleh karena itu, mari kita bersinergi bukan hanya perguruan tingginya saja, akan tetapi para adik – adik semua, agar memunculkan kualitas yang baik, mumpuni dan mampu bersaing dengan perguruan wilayah lain,” ujarnya.

Ia juga menginformasikan bahwa Kota Probolinggo akan ada proyek besar yang strategis yaitu pengembangan pelabuhan yang kebetulan akan membutuhkan sekitar 20 – 30 ribu tenaga kerja baik formal dan informal. Kemudian, rumah sakit baru yang akan dibangun membutuhkan banyak tenaga kerja

Reporter: Saiful Mustofa

Editor / Publisher : zai

REKOMENDASI UNTUK ANDA