oleh

Pekerjaan Pavingblok TPU Desa Karang Serang, Dipertanyakan Lembaga LP-KPK

TANGERANG, BrataPos.com – Imron Kancil Ketua Tim investigasi Tipikor LP-KPK Kabupaten Tangerang menduga ada satu aitem dalam teknis kerja yang tidak digunakan dalam pembangunan jalan pavingblock di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Karang Serang Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang.

“Kok gak dipake pengerasan saat pekerjaan paving blok dengan Lebar 120cm x Panjang 200 M, kan tanah masih baru atau masih Perawan, apa gak dianggarkan di Rencana Anggaran Biaya (RAB) nya,” kata Imron kepada awak media, Senin (9/9/2019).

Imron pun menanyakan kepada Ahmad Yani Pjs Kepala Desa Karang Serang sambil menunjukan poto hasil investigasi timnya di lapangan.

Imron Kancil menceritakan pada awak media prihal temuannya tersebut yang sudah di informasikan kepada Camat Sukadiri melalui via Celluler dan diarahkan untuk ketemu langsung Kepala Desa Karang Serang.

“Dari 14 titik ada 5 titik kegiatan yang sedang dilaksanakan yakni bangunan turap penahan tanah (TPT), Taman baca dan 3 titik Jalan lingkungan dengan pavingblock.,” ujarnya.

Imron menambahkan, saat ini Desa Karang Serang Kecamatan Sukadiri sedang melaksanakan pembangunan tahap II yang bersumber dari dana Desa tahun anggaran 2019, berdasar rencana pembangunan jangka menengah Desa (RPJMDes).

“Untuk tahap II ini Desa Karang Serang rencananya akan membangun 14 titik diantaranya, Bangunan turap Penahan Tanah satu titik, Betonisasi satu titik, hotmix satu titik, Taman baca satu titik dan sisanya 10 titik pembangunan Jalan lingkungan dengan pavingblock,” ungkapnya.

A. Yani Kepala Desa Pjs Karang Serang melalui Mista Kaur Perencanaan menjelaskan terkait pekerjaan Jalan lingkungan di lokasi TPU karang serang tersebut.

“Untuk jalan lingkungan tersebut kami memang tidak menganggarkan untuk biaya pengerasan (bescos) di RAB karna di lokasi yang kami bangun walau tanah masih baru tetapi tekstur tanah keras, itu kami dapatkan informasi di temen temen penggali kubur di tempat tersebut,” jelas Mista yang di iya kan Yani.

Walau demikian Imron Kancil gak begitu percaya dengan apa yang dikatakan mista, Imron kancil meminta A. Yani dan Mista untuk menunjukan RAB nya.

“Kalau memang dikegiatan tersebut untuk pengerasan tidak dianggarkan, bisakah Bapak Kades untuk melihatkan RAB nya sama kami, biar kami tau dan jelas !!!” pinta Imron.

IMG-20190909-WA0075

RAB adalah Rencana anggaran biaya, hal yang penting dalam satu kegiatan pembangunan selain tekhnis kerja, untuk kegiatan pembangunan di program dana Desa biasanya RAB dipegang sama Kepala Desa, Operator, Perencanaan dan intansi pemerintah terkait.

“Masih di operator kang, kami belum pegang,” jawab Kades tegas sambil menjelaskan untuk RAB tidak sembarang lembaga boleh tau karena bersifat rahasia.

Dengan tidak mendapatkan informasi yang jelas prihal temuannya, Imron Kancil Ketua Tim Investigasi Tipikor LP KPK Kabupaten Tangerang akan berkoordinasi dengan Ketua LP KPK Kabupaten Tangerang untuk menindaklanjuti temuan timnya ke intansi terkait, guna mengetahui fakta sesungguhnya.

“Kalau bener di lokasi tersebut tidak di anggarkan, agar diperbaiki untuk kedepannya. Karena ini bagian dari mutu nilai bangunan tersebut, tapi kalau faktanya dianggarkan dan tidak digunakan kita akan tindaklanjuti ke intansi terkait,” tegasnya.

Reporter : team

Editor/Publisher : jml

REKOMENDASI UNTUK ANDA