oleh

Virall Status Camat Sekernan di FB,

-Terbaru-1.601 views

Muaro Jambi , Bratapos.com – Salah seorang oknum camat di Kabupaten Muarojambi di duga lecehkan profesi Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Wartawan Dalam ungahan halaman status facebook nya, pada kamis Malam akun atas nama Kemas Ismail Azim (05/09/19).

Terlihat dalam status facebook milik akun bernama Kemas Ismail Azim yang diketahui merupakan Camat Di Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi, Menuliskan Status.

Orang yang berpakaian Kumal Dekil dengan meminta minta datang kekantor kantor itu Sudah biasa Pengemis Namanya,”

Kemudian dilanjutkan dalam tulisan status Facebook miliknya itu, yang berisikan kata-kata yang dinilai kurang pantas dan menyinggung profesi LSM Dan Wartawan.

Akhir akhir ini Datang nya Orang Orang yang berpakaian Rapi nyecis Pake tempelan lambang dan Gagah Kekantor kantor dengan meminta minta Itu Tanda tanda HARI SUDAH DEKAT DGN KIAMAT.mungkin Lur,” tulis nya dalam status facebook milik akun bernama Kemas Ismail Azim itu.

Status tersebut langsung di banjiri dengan berbagai komentar dari para Netizen. Ada yang menilai satus camat tersebut sudah melecehkan dan menyamakan LSM dan Wartawan seperti pengemis, seperti komentar yang ditulis oleh akun bernama Wahid Razak.”Jangan kek tu kando!!!
dak etis bae kesan nyo…!!!,” tulisnya dalam komentar.

Kemudian dilanjutkan dengan komentar dari akun Facebook bernama Amri Kusuma. “Wah wah wah. Ini stts kek nya yang sering. Mintak di kecamatan,”

Brarti penilaian pak camat mereka adalah pengemis berlambang 👏👏👏,” tulisnya.

Kemudian di komentari lagi oleh akun” Masrul Achamad Ripin Yang di ketahui bahwa akun tersebut adalah milik anak mantan Bupati pertama muaro jambi.

Iya menuliskan sekali sekali tes pulak camat kito ni, biak lisan nyo biso terjago, yang perlu di ketahui kerjo kinerja belum tentu baik wajar org menilai kalo la nyampe batasan nyo baru minta tolong … Macam lah bersih nian. Tulisnya.

Terpantau melalui akun fb nya. Setelah stts tersebut di banjiri komentar dari netizen, status tersebut langsung menghilang di duga telah di hapus oleh pemilik akun.

Reporter : Amri kusuma

Editing/publish : Wit

REKOMENDASI UNTUK ANDA