oleh

Perusahaan Batu Bara Diminta Bertanggung Jawab

Aceh Barat , Bratapos.com – Pencemaran laut merupakan salah satu masalah lingkungan yang dihadapi saat ini dan seringkali disebabkan oleh aktivitas atau kegiatan manusia atau sebuah oknum dalam hal ini adalah perusahaan Sebagian besar pencemaran laut yang disebabkan oleh ulah manusia atau sebuah oknum dalam hal ini perusahaan dilakukan baik secara langsung maupun tidak langsung. Indonesia yang sebagian besar wilayahnya adalah laut dan banyak orang yang menggantungkan hidup dari laut sangatlah perlu menjaga laut dari berbagai pencemaran agar sumber daya laut tetap lestari.

Pencemaran Laut menurut Peraturan Pemerintah No.19/1999 tentang Pencemaran dan Perusakan Laut adalah masuknya atau dimasukkannya zat kimia, energi, atau komponen lain seperti limbah batu bara dan limbah perusahaan lainnya ke dalam lingkungan laut oleh kegiatan manusia sehingga kualitasnya turun

Pada Rabu,4 September 2019, Syafyuzal Helmi sebagai *Wakil Bem Teknik UTU* mengunjungi di pinggir pantai Aceh Barat,tepatnya di desa Peunaga Pasie,kecamatan meureubo Melihat indahnya pemandangan dipinggir pantai yang dipenuhi oleh sejumlah limbah batu bara yang belum diketahui jelas dari mana asalnya. Apakah dr PLTU atau PT MIFA BERSAUDARA

Kita juga melihat tongkang (tempat penampungan Batu Bara) yang jaraknya begitu dekat dengan bibir pantai sehingga dengan mudah limbah batu bara tersebut memenuhi di pinggir pantai

Akhirnya nelayan tersebut tidak bisa turun ke laut,dikarenakan faktor limbah batu bara tersebut juga ,ujar Helmi

Dalam hal ini,selama berdirinya perusahaan tersebut tidak pernah ada manfaat positif bagi masyarakat dan lingkungan setempat,mereka selalu mendapatkan debu dan limbah batu bara dr perusahaan tersebut

Helmi juga mengatakan kepada wartawan,Harapan kami,semoga pemerintah setempat dapat memfokuskan perhatiannya sedikit dan memberikan peringatan kepada perusahaan yang bersangkutan terhadap pencemaran batu bara tersebut Karena dampak dr batu bara tersebut,sangat jelas berbahaya terhadap lingkungan dan juga menghambat nelayan setempat ujarnya.

Ketua HmI komisariat Teknik UTU Iqbal Katami dan pengurus memintak pihak perusahaan agar membersikan daerah bibir pantai yang sudah dicemari dengan batu bara dengan cepat’ujar iqbal ketua komisariat teknik ‘ karena pihak perusahaan hanya mengerahkan beberapa orang untuk membersihkan batu bara di sepanjang pantai peunaga pasi sedangkang pantai yang tercemar batu bara kurang lebih 5 km kami berharap pihak perusahaan dapat membersihkan limbah batu bara dengan cepat dan mengirim lebih banyak lagi tenaga kerja untuk membersihkan pantai yang sudah di cemari limbah batu bara di Kecamatan Meurebo Kabupaten Aceh Barat.

Reporter : Asmar Endi

Editor / Publisher : zai

REKOMENDASI UNTUK ANDA