oleh

Polsek Batuceper, Gelar Operasi Patuh Jaya 2019

KOTA TANGERANG, BrataPos.com – Padatnya arus lalu lintas di JL. Daan Mogot Km.19, Kecamatan Batuceper, Kota Tangerang terpantau padat sekali, baik itu di kedua arah dari arah Tangerang ke Jakarta maupun arah Jakarta ke Tangerang.

Hal itu, dikarenakan para pengguna jalan raya tersebut memakai jalur utama. Disisi di titik putaran JL. Daan Mogot, personil gabungan dari Polsek Batu Ceper unit Samapta dan unit Lantas yang dimana telah di perintahkan oleh Kapolsek Batu Ceper Kompol Hidayat Iwan Irawan, untuk melaksanakan gelar operasi kepolisian mandiri kewilayahan operasi Patuh Jaya 2019 terhadap para pengguna kendaraan di jalan raya.

Adapun Pelaksananaan Ops Patuh Jaya tersebut dilaksanakan pada hari Kamis (29/8/2019) sekitar Pukul 10.30 Wib dengan sasaran para pengguna jalan yang tidak tertib berlalu lintas. Kegiatan operasi kepolisian tersebut, dipimpin langsung oleh Kanit Lantas Polsek Batu ceper IPTU Tasdik SH dengan beranggotakan sebanyak 7 orang personil.

Kegiatan tersebut, untuk memberikan pengertian tentang pentingnya mentaati peraturan lalu lintas jalan raya, yang dimana para pengguna kendaraan diwajibkan untuk melengkapi segala sesuatunya saat berkendara seperti perlengkapan pribadi (Helm) dan termasuk melengkapi surat-surat kelengkapan kendaraan STNK dan SIM.

Kemudian untuk sasaran utama operasi Patuh Jaya 2019 ini, adalah pengendara motor yang tidak menggunakan helm SNI, melawan arus, menggunakan handphone saat berkendara, berkendara dibawah pengaruh alkohol atau mabuk, melebihi batas kecepatan, berkendara dibawah umur, tidak menggunakan sabuk keselamatan dan menggunakan lampu rotator atau Strobo.

IMG-20190904-WA0007

Setelah melaksanakan gelar Operasi Patuh Jaya tersebut maka para personil di lapangan melaporkan.

“Bahwa hasil yang didapat pada saat melaksanakan operasi para pengendara yang tidak patuh peraturan lalu lintas telah ditindak tegas oleh petugas berupa penindakan tilang,” ungkap Eko Polsek Batuceper.

Sementara untuk hasil operasi tersebut mendapatkan sebanyak 4 STNK, SIM sebanyak 1 dan untuk kendaraan motor roda dua yang di tahan dan tidak dilengkapi surat-surat STNK sebanyak 3 Motor.

“Untuk Operasi tersebut bertujuan agar masyarakat pengguna jalan mengerti dan mengetahui sebuah arti pentingnya keselamatan berkendaran di jalan raya dan untuk situasi arus lalu lintas di jalan tersebut terpantau lancan, aman dan kondusif,” pungkas Eko.

Reporter : Soleh
Editor/Publisher : jml

REKOMENDASI UNTUK ANDA