oleh

WARGA DESA TANJUNGHARJO MENGARAK KUPAT LEPET,LONTONG DALAM ACARA GREBEKAN

BOJONEGORO , Bratapos.com – Warga Desa Tanjungharjo saat ini melakukan Arak-arakan Gunungan yang isinya Kupat, Lepet, Lontong, Hari ini Jumat Pahing 30/08/2019, sangat meriah dan sempat memacetkan Jalan Kaki Proyo, Warga Desa Tanjungharjo, dari 21 Rt Se Tanjungharjo, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro., Sangat antusias.

Hal tersebut disampaikan oleh Anik Setyawati dari Dusun Ngitik Desa Tanjungharjo, Kegiatan Gumbrekan ini sudah menjadi tradisi, saat menjelang 1 Suro dan bertepatan Dengan Hari Jumat Pahing, tradisi Gumbrekan setiap tahunnya di lakukan oleh warga Desa Tanjungharjo yang intinya untuk “Sedekah Raja kaya”,

“Ya, baru kali ini diarak, dan dulu ada ya biasa di lakukan dirumahnya masing-masing, atau di lingkungan masing, di kandang maupun di sawah” ujarnya.

Dari Pantauan Awak Bratapos.coma, Ribuan Warga mengarak Gunungan Kupat, Lepet, Lontong, yang diikuti oleh Warga yang memakai pakaian Adat, dari Unsur Perangkat Desa (PMD), BPD, Karangtaruna dan Tokoh Masyarakat Desa Tanjungharjo.

Hal yang sama juga disampaikan oleh, Kepala Desa Tanjungharjo Suyono, Acara Gumbrekan ini memang baru pertama kali dengan cara di arak, oleh Warga Desa Tanjungharjo.

“Yaa, benar baru kali ini, semua ini juga bagian dari aspirasi warga Desa Tanjungharjo”terangnya.

Lanjutnya, Gumbrekan tersebut sudah tradisi dari dulu dan turun temurun, dengan simbol kupat, lepet, lontong, itu hanyalah simbol semata apa yang pernah di wariskan oleh para Wali,

“Harapanya, dengan adanya Gumbrekan ini, kedepan Menjadi Destinasi wisata Budaya baru di Bojonegoro, Kususnya Desa Tanjungharjo, soal Kenapa kupat, ini sebuah simbol pedesaan, dan tradisi yang diajarkan oleh para Wali”Pungkasnya.

Reporter : Hasim

Editor / Publiser : zai

REKOMENDASI UNTUK ANDA