oleh

Diduga Pemotongan Kayu Ilegal Kawasan Perhutani

MALANG, BrataPos.com – Masyarakat Kecamatan Tirtoyudo, Malang, Jawa Timur, meminta kepada pemerintah daerah, untuk mengawasi penebangan pohon secara liar alias (ilegal logging) yang akhir-akhir ini marak terjadi di tanah Perhutani, (31/8/2019).

Seperti ditemukan oleh salah satu anggota aktivis sosial tepatnya di desa Pujiarjo, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang. Menurut Eko Susianto, ia menemukan dugaan adanya “kongkalingkong” antara dengan oknum perangkat desa Pujiarjo, dan oknum oknum dengan adanya penebang liar.

Untuk mengelabuhi dan memuluskan aksi tersebut, menurut Susianto mereka diduga dibuatkan surat SPPT oleh oknum perangkat desa. Agar seolah kayu tersebut milik tanah masyarakat atau tanah P2. Padahal kata dia tanah tersebut milik wilayah bagian Perhutani.

“Kami selaku kontrol sosial dan sebagai masyarakat akan melaporkan kasus ini ke penegak hukum,” tegasnya.

Sementara itu Asisten Perhutani (Asper) Tekat saat dimintai keteranganya masalah persoalan ini membenarkan bahwa ada dugaan oknum yang menebang pohon milik Perhutani secara ilegal.

“Dulu pernah terjadi konflik serupa soal penebangan ilegal. Untuk itu pihak Perhutani masih melakukan langkah dan upaya, penyelusuran adanya dugaan pemotongan kayu yang dibuatkan surat SPPT di wilayah Perhutani,” ujarnya kepada awak media.

“Saya juga sangat beterima kasih baik kepada media dan LSM yang telah ikut membantu Perhutani untuk menjaga aset milik negara ini yang berupa kayu,” pungkasnya.

Reporter : hadi
Editor/Publisher : jml

REKOMENDASI UNTUK ANDA