oleh

Proyek Pemasangan U Ditch di Pakal Nagan, Dikerjakan Asal-asalan

SURABAYA, BrataPos.com – Pemerintah Kota Surabaya, gencar-gencarnya menggerojok proyek pembangunan saluran air, khususnya wilayah Surabaya barat. Hal itu dilakukan oleh Pemkot, agar masyarakat terbebas dari banjir.

Tapi sangat disayangkan, proyek pembangunan saluran air yang menggunakan U Ditch yang dikerjakan oleh kontraktor tidak sesuai spekteknis. Seperti di Pakal Nagan, RT.01 RW.06, Kelurahan Pakal, Kecamatan Pakal, Kota Surabaya. Jumat (30/8/2019).

Proyek saluran air yang diperkiraan panjang 400 meter yang dikerjakan CV Mitra Jaya Abadi dengan Pelaksana Cicik dan Alfa sangat melenceng dan diduga tidak sesuai RAB. Terbukti saat tim Investigasi ke lapangan dilihat tidak ada papan nama. Dimana dalam papan tersebut dicantumkan nilai kontrak, anggaran dari mana dan jangka waktu pekerjaan.

IMG20190830101751

Tidak hanya itu yang ditemukan, terkait pemasangat U Ditch dibawahnya tidak diberi sirtu atau pasir. Padahal kegunaannya sebagai penahan U Ditch agar rata. Ironisnya lagi, Pemadatan kanan kiri memakai bekas tanah galian.

Lebih miris lagi saat pemasangan U dietc masih ada genangan air. Namun hal itu dibiarkan saja oleh kontraktor. Dimana peran konsultan pengawas saat pengerjaan proyek berlangsung, diduga ini pembiaran.

Saat tim investigasi Media Brata Pos ke lapangan, hanya ditemui oleh mandor. Tidak banyak informasi yang didapat dari mandor, pasalnya dia tidak begitu paham soal ini. “Spyn coba ke Bu Cicik aja biar jelas,” cetusnya sambil meninggalkan kami.

PicsArt_08-30-12.57.04

Sementara ketua LSM Deling Kuning Samiaji, saat dimintai konfirmasi terkait adanya proyek yang ada di wilayah RT.01 RW.06 Pakal Nagan mengatakan, pihaknya menyayangkan bila ada proyek dalam pelaksanaanya yang melenceng dari spekteknis.

Hal itu sangat merugikan masyarakat. Pasalnya, dalam waktu dekat pemasangan U ditch yang tidak sesuai spek maka kekuatan tidak akan bertahan lama.

“Saya berharap pada pihak Dinas PU Cipta Karya Surabaya harus benar-benar dipantau pelaksanaa proyek di lapangan. Ini jelas-jelas kontraktor nakal. Harus diberi pemahaman,” tegasnya.

Saat dikonfirmasi Cicik pelaksana proyek melalui telepon selulernya enggan menerima telepon dari kami. Padahal nada dering tersambung. Bahkan kami mencoba menghubungi sampai tiga kali.

Reporter : tim investigasi/dw

Editor/Publisher : jml

REKOMENDASI UNTUK ANDA