oleh

HMPG-S Melakukan Aksi Demonstrasi Di DPRD Sumenep

SUMENEP, BrataPos.com – Puluhan Warga para petambak garam Sumenep yang tergabung dalam Himpunan Masyarakat Petambak Garam Sumenep (HMPG-S) menggelar aksi demonstrasi di depan gedung Kantor DPRD Sumenep, Madura, Jumat (30/8/2019).

Kedatangan dari warga asli petambak garam itu dalam orasinya mengaku kecewa dengan kunjungan Presiden RI Joko Widodo (Presiden Jokowi) saat datang ke Desa Nunkurus, Kupang dan NTT yang telah mendiskreditkan kualitas garam Madura, dengan memanipulasi sampel garam tidak sesuai dengan kenyataan di Madura.

“Sampel garam Madura yang disodorkan ke Presiden itu tidak benar, itu sudah manipulasi sampel garam Madura,” kata kordinator lapangan aksi, Deddy Ahmadi.

Setelah hampir satu jam menggelar aksi, dari pukul 08.00 – 09.56 WIB. Mereka lalu bergeser ke pintu masuk di selatan gedung DPRD, karena tak kunjung ditemui.

“Kami minta cabut pernyataan presiden kalau garam kami di Madura jelek, ayo datang bersama ke daerah pegaraman Pinggirpapas, Karanganyar. Kita saksikan bersama bahwa garam kita tak seperti apa yang disodorkan oleh bapak Presiden,” teriak Deddy Ahmadi.

Dengan demikian, pihaknya meminta dewan sebagai wakil rakyat di kabupaten sumenep ini untuk meminta pemerintah pusat segera meminta maaf kepada seluruh masyarakat petambak garam madura atas sample yang tidak sesuai dengan kualitas garam madura yang sebenarnya.

“kami meminta pak Presiden untuk turun ke lapangan mengkroscek langsung kwalitas garam madura dan juga mendorong PT. Garam untuk ikut serta meluruskan/klarifikasi mengenai kwalitas garam madura atas sample garam yang tidak sesuai dengan faktanya,” harapnya.

Sementara itu, ketua DPRD Sumenep, M. Hamid Ali Munir saat menemui massa aksi menyampaikan, akan mendukung dan menyuarakan apa yang menjadi tuntutan masyarakat, meskipun hal itu butuh waktu. ”Kami juga siap, mengawal dan menyuarakan,” paparnya.

Reporter : zainur
Editor/Publisher : jml

REKOMENDASI UNTUK ANDA