oleh

Gila..!! Oknum Guru Kepala Sekolah Tantang Polisi Dan Ancam Akan Bunuh Muridnya

LUMAJANG , Bratapos.com – Sungguh Tidak terbayangkan seorang oknum Guru yang seharusnya digugu dan ditiru, justru, memberi contoh yang tidak baik kepada para siswanya. seperti yang dilakukan oleh seorang guru sekolah SMP Muhamadiyah 2 Jatiroto Kabupaten Lumajang. tega memberi hukuman pada murid-murid nya yang dianggapnya melanggar aturannya dengan cara menempeleng dan memukul. Rabu (28/08/2019).

IMG-20190829-WA0161

Aksi tersebut diketahui dengan viralnya sebuah rekaman video dimedia sosial, seperti di Whatsapp – whatsapp Group dan terutama group Facebook sahabat M.A.S. milik Kapolres Lumajang, didalam video, nampak seorang guru bernama: Herna Wahyu Purbowo, sedang pegangi rambut dan menempeleng pipi korban berinisial (M A), Bahkan aksi tersebut dilakukan di depan ruangan dan disaksikan beberapa siswa lainnya.

AKP. Bambang Supeno SH., Selaku Kapolsek Jatiroto Polres Lumajang, Menjelaskan, “Sebenarnya tujuan pelaku ingin mendidik tidak ada tujuan menyakiti. tapi sudah selesai tidak ada masalah, dan terkait kejadian ini pun pelaku sudah saya ingatkan, bahwa untuk kedepannya cara mendidik muridnya tidak pakai kekerasan.

IMG-20190829-WA0162

Dan terkait mental anaknya biasa saja, karena dasarnya anak itu memang nakal dan sudah berulang kali dilakukan binaan namun tidak mempan,” kata Kapolsek

Menurut ibuk pemilik warung di areal Sekolah SMP Muhamadiyah 2 Jatiroto yang tidak mau menyebutkan namanya mengatakan, “Kejadian itu kurang lebih satu mingguan mas !! kemarin disini kan rame ada acara drumband, waktu ibu-ibu rempong kan ngumpul didepan sini, waktu itulah di salah satu murid yang punya vidio ngasih tau ibu-ibu dan akhirnya jadi viral”

“Setelah tau adanya vidio itu, hampir semua ibu-ibu kaget dan merasa terharu dan kasian pada korban, korban itu gak punya ibuk dan bapak loh mas.!! kasian, disini numpang sama pakde nya, ibuk nya meninggal waktu dia kecil, bapaknya ada tapi tidak tau dimana tempatnya mas,” terangnya

IMG-20190829-WA0158

Uniknya teman-teman sekolah korban, melihat para awak media datang dikiranya tim Cobra, tiba-tiba segerombolan siswa yang terkumpul mengadu tentang arogan sang guru, bahwa yang menjadi korban kekerasan bukan hanya (MA) tapi masih ada korban-korban yang lain termasuk diantara mereka. dan seringkali hukuman seperti itu diterima murid-muridnya.

“Dari tim Cobra ya pak !! Banyak pak yang dipukuli sama pak bowo, bahkan saya dan teman-teman ini juga dipukulin pak !! dan kejadian itu baru kemarin, sekitaran seminggu lebih, kami dipukul karena telat masuk, bahkan yang kemarin gak masuk juga dipanggil dipukulin,” jelasnya.

Karena diantara salah satu muridnya ada yang tegas dan berani, Herna Wahyu Purbowo selaku guru juga kepala sekolah mengancam akan membunuh muridnya. jika kejadian tersebut sampai mencuat dan merugikan dirinya, lebih parahnya lagi, dirinya juga mengatakan kepada muridnya jika ia tidak takut sama polisi, malah menantang Anggota Polisi.

“Saya nangis dipukul karena sakit pak !!
saya mau dibunuh jika melapor kepolisi, dan saya dibentak katanya pak bowo gak takut sama Polisi, lek sampek dilaporno Polisi aku dipenjara awakmu tak pateni jare pak Bowo. (jika kamu melapor kepolisi saya dipenjara kamu tak bunuh kata pak bowo),” ujarnya

Menurut penjelasan dari beberapa siswa yang sempat berbincang-bincang sama awak media tersebut, bahwa diantara orang tua wali murid ada yang menerima laporan, bahwa anaknya dipukul oleh guru tersebut, dan pihak orang tuanya masih ngasih kesempatan, jika mukul satu kali lagi mau bertindak. dan informasi dari para murid terebut bahwa diantara salah satunya yang jadi korban pemukulan oleh sang guru arogan itu adalah anak angkat kepala desa Jatiroto. Pungkasnya,”

Reporter : Shelor

Editor / Publisher : zai

REKOMENDASI UNTUK ANDA