oleh

Danramil Gebog Bangkitkan Semangat Pemuda Dalam Acara Seminar Bela Negara

KUDUS, Bratapos.com – Cinta tanah air adalah perasaan yang timbul dari dalam hati sanubari seorang warga Negara, untuk mengabdi, memelihara, membela, melindungi tanah airnya. Gangguan itu berupa segala ancaman, khususnya pada kawula muda, sebagai generasi penerus bangsa. Untuk itu, Pemprov Jawa tengah mengadakan acara seminar yang diadakan digedung MTs NU Nurussalam pada tanggal 27/8/2019.

Acara yang bertemakan “Kegiatan wawasan kebangsaan dan bela negara” ini mempunyai tujuan untuk menumbuhkan wawasan bagi masyarakat. Agar nantinya bisa menjadi seorang yang cinta tanah air. Selain itu, temanya sangat cocok bagi masyarakat, khususnya seluruh warga Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus.

Acara seminar bela negara tersebut dihadiri oleh Nurul Furqon SE (Anggota DPRD Komisi E Provinsi Jawa Tengah), Makmur Efendi (Dinporapar Provinsi Jawa Tengah), Ahmad Basyir (Danramil Gebog 08), serta Kepala Madrasah Tsanawiyah Nu Nurussalam Julal Umam S.Pd.I. Msi.

Danramil Gebog Kapten Ahmad Basyir, dalam paparannya membawa arti penuh makna tersirat bagi para pemuda yang hadir. Menurutnya, seorang pemuda harus mampu mencintai tanah airnya dan menjaga nilai- nilai Pancasila. Sebab pancasila berasal dari bahasa sansekerta, panca berarti ‘lima’ dan Sila berarti ‘prinsip atau asas”.

Kemudian, arti bela negara yang berisi mengenai ajakan kepada masyarakat untuk bersama- sama menjaga NKRI (bela negara)
Artinya tidak harus mengangkat senjata, senapan, bambu runcing, pedang dan lain- lain. Namun bela negara ini bisa dilakukan dengan cara semangat belajar bagi seorang pelajar. Bila pemimpin ya menjadi pemimpin yang baik bagi dengan penuh rasa tanggung jawab.

“Akhir- akhir ini di televisi maupun media Koran, masih banyak problematika khususnya maraknya informasi yang kurang falid atau hoax. Sampai menimbulkan salah paham mengenai informasi yang didapat, hingga bisa menjadikan pertikaian. Sebab, saat menerima informasi, tidak disaring dulu mana yang baik dan mana yang kurang baik. Untuk itu, bela negara harus kita jalankan agar tidak terpengaruh ke dalam hal negatif, khususnya berita yang berisikan adu domba dan berbau SARA,”pungkas Danramil.

Reporter : Wachid

Editor : Dr

  publisher : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA