oleh

Sapi Bantuan Dari DISTANAK Musi Rawas Di Duga Dijual Petani Ternak

-Terbaru-766 views

Musi Rawas,bratapos.com-Berdasarkan hasil monitoring dilapangan ada sebanyak 10 ekor sapi bantuan dari Dinas Pertanian dan Pertenakan (Distanak) Kabupaten Musi Rawas di duga dijual oleh penggaduh (peternak) tanpa ada izin Dan pemberitahuan kepada DINAS terkait. Hal tersebut tertuang pada Laporan Hasil Keuangan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP BPK) tahun 2018.

Berdasarkan LHP BPK nomor 28.C/LHP/XVIII.PLG/05/2019. Laporan Hasil Stock Opname Inspektorat dan pengujian fisik yang dilaksanakan oleh Tim Pemeriksa BPK bersama dengan Kepala Seksi Pembibitan dan Produksi Distannak beserta staf pada tanggal 3 April 2019 menunjukkan terdapat penurunan jumlah ternak sapi, sebab ada penjualan 10 ekor ternak sapi tanpa izin.

Berdasarkan perjanjian antara Distannak dengan masing-masing Penggaduh dan Kelompok Tani Ternak, ternak sapi digulirkan dengan tujuan agar dapat memberikan manfaat kepada masing-masing penggaduh. Namun, dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa penggaduh yang menjual ternak sapi yang akan digulirkan tersebut.

Konfirmasi kepada Kepala Seksi Pembibitan dan Produksi Distannak menunjukkan, penjualan sebanyak 10 ekor ternak sapi dilakukan tanpa seizin pihak Distannak.

Permasalahan tersebut mengakibatkan Persediaan ternak sapi pada Distannak berpotensi disalahgunakan dan merugikan daerah, sebab penjualan ternak sapi yang tidak sesuai dengan perjanjian yang telah disepakati.

Atas permasalahan tersebut, Bupati Musi Rawas menyatakan sependapat dengan hasil pemeriksaan dan akan menindaklanjuti sesuai rekomendasi BPK.

Sementara itu, Tohirin selaku Plt Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) Kabupaten Musi Rawas beralibi atau mengakui bahwa permasalahan tersebut terjadi sebelum OPD tersebut berganti nama dan fungsinya.dengan sangat lantang Tohirin menjawab konfirmasi rekan Media bahwa penjualan  sapi yang dimaksud terjadi sebelum Dinas Pertanian dijadikan satu dengan Peternakan.

Masih era Dinas Peternakan dan Perikanan. Jadi Tohirin langsung membantah tidak bisa memberikan komentarnya, mohon maaf,” ujar Tohirin pada wartawan pada 13/8 yang lalu .

Tohirin menegaskan bahwa serah terima dari Dinas Perikanan ke Peternakan baru dilakukan pada bulan September 2018 , Kami hanya menerima jumlah sisa yang masih ada, yang lain-lain saya tidak bisa komen, terima kasih,” ujarnya.

reporter : (@Spd)

editing/publish : Wit

REKOMENDASI UNTUK ANDA