oleh

PENYAMPAIYAN KETUA DPRD BURU TIDAK ADA KERETAKAN ANTARA SAYA DENGAN BUPATI BURU.

-Terbaru-694 views

Buru,bratapos.com – Ketua DPRD Kabupaten Buru, Iksan Tinggapy, SH Mengatakan, Perjalan roda Pemerintahan Daerah (Pemda) Kabupaten Buru, yang  dipimpin Bupati Buru, Ramly Ibrahim Umasugi yang bekerja sama dengan pihak DPRD semua program berjalan dengan baik dan selalu Kami membangun keharmonisan dengan baik bersama jajaran Pemda Buru.

Beta, Iksan Tinggapy Ketua DPRD Buru Mengatakan, Informasi yang  merebah dikalangan masyarakat baik itu di Desa, Kecamatan hingga Kabupaten bahwa, ketidak harmonisan dan keretakan Beta dengan Bupati Buru, semuanya itu tidak benar, dan isu yang selama ini dihembuskan dikalangan masyarakat itu, Kata Tinggapy, itu cara pandang masyarakat masing- masing, dan isu itu juga bisa dinyatakan benar dan juga tidak benar, semuanya ini tergantung dari cara Katong melihat.

Bagi Beta Kata Tinggapy, Hubungan antara Beta selaku Ketua DPRD dengan Bupati Buru, Ramly Ibrahim Umasugi hingga kini masih membangun keharmonisan dan tidak ada keretakan antara Beta dengan Bupati Buru selama ini, ini semunya tergambar dan terukir dari agenda- agenda DPRD selama ini, menyangkut dengan kebutuhan tuntutan rakyat, semunaya  berjalan dengan baik”Ujarnya.

Kemudian Tinggapy Menambahkan, dalam waktu dekat ini, DPRD Buru akan melakukan pembahasan KUA PPS perubahan dilanjutkan dengan PPS murni  dan APBD perubahan, ini menunjukan bahwa DPRD juga Profesional dan Pemda Buru juga Profesional, Kita semuanya ini menjalankan roda Pemerintahan, semuanya Profesional dan selama ini pula Kami dari 25 Anggota DPRD Buru dan Pemerintah Daerah (Pemda) daerah ini sangat harmonis ‘ Papar Tinggapy.

Olehnya itu dengan sisa waktu yang ada pada Kami di DPRD Buru, Kata Ketua DPRD, Kami 25 anggota DPRD Atas izin Tuhan, siap mengawal sisa agenda yang belum terselesaikan, sebelum tanggal 30 September tahun ini, sisa agenda tersebut dapat diselesaikan yaitu, penetapan Peraturan Daerah (Perda) yakni, Pelestarian dan perlindungan tatanan adat di daerah ini, semunya  buah pikiran karya bersama antara pihak Legislatif dan Eksekutif dan Perda yang diangkat ini adalah buah fikiran inisatif dari DPRD Kabupaten Buru.

Sekali lagi informasi keretakan Beta dengan Bupati Buru, Kata Tinggapy sama sekali semunya tidak benar dan hubungan Beta dengan Bupati Buru masih baik- baik saja. Terkait dengan pertanyaan Wartawan, dimana insiden terjadi Pemukulan minggu Malam 18/8 wit pukul 00.05 di kantor sekertariat DPD II partai Golongan Karya (Golkar) saat usulan nama-nama calon anggota DPRD terpilih yang akan diusulkan menjadi Ketua DPRD Priode 2019-2024.

Kata Iksan Tinggapy,  Kehadiran pengurus PG, saat pemiliha nama- nama calon anggota yang nantinya bakal menjadi Ketua DPRD nanti, tentunya kita melihat secara objektif, yang berdebat didalam ruangan sidang itu, semunya adalah kaders- kader PG, yang namanya Kaders dalam AD/ ART yang diamanatkan untuk memberikan pendapat, untuk dipilih dan dan memilih, dimana didalam kaders itu lagi menyuarakan aspirasinya disertai dengan keinginan, soal dukung mendukung itulah masing- masing punya pilihan, tetapi keputusan partai itu sudah bulat dan juga sudah memutuskan Lima nama bakal calon ketua DPRD Buru priode 2019-2024.

Yang anehnya bukan kaders Partai lalu ceroboh masuk dalam ruang rapat, karena yang bersangkutan sudah mengkonsumsi minuman keras/ Hamar dan semunya itu tidak baik, karena Dia bukan kaders Partai yang tertuang dalam Surat Keputusan (SK).

Kami Delapan orang dari PG terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Buru, setelah dilakukan pleno penetapan oleh DPD I PG Provinsi Maluku dan DPD II PG Kabupaten Buru untuk jatah ketua DPRD Buru sudah sesuai prosudural” Ucap Ketua Harian DPD II PG Buru.

Diungkapkan, seharusnya rapat internal PG dipimpin ketua DPD II Buru, Ramly Umasugi, bukan Sekertaris Partai, kalau Umasugi berhalangan atau tidak hadir maka, seharusnya yang memimpin jalannya rapat tersebut adalah Ketua harian DPD II PG Buru sesuai Juklat.

Olehnya itu Kata Tinggapy, untuk persolan PG terkait keputusan yang menggiring Lima nama, dari Delapan nama calon ketua DPRD Buru Priode 2019-2024, yakni, Iksan Tinggapy, SH, M. Roem Soplestuni, Jaidun Saanun, Fandy Umasugi dan Rustam Mahulete, Kami anggap itu sudah Final, Sementara Tiga Anggota DPRD terpilih dari PG yang tidak diusulkan karena tidak memenuhi persyaratan administrasi lainnya yaitu, Marselius (Budi) Besan, Ye Syeh Assagaf dan Ria Marasabessy.

Atas ijin Allah Swt Lanjut Ketua Harian DPD II PG Buru, Lima nama yang sudah terkirim itu dibutuhkan waktu Lima sampai Enam hari ini untuk diputuskan oleh DPP PG,sebagai pimpinan tertinggi dan apa yang menjadi putusan DPP PG nanti Katong Lima nama yang diusulkann itu sama- sama dapat menghormati keputusan Partai” Tegas Tinggapy.

Selain itu juga Ketua Harian ini juga, Menakar isu-isu yang beredar dimasyarakat tentang tidak keharmonisan dengan ketua DPD II, Ramly Ibrahim Umasugi yang juga Bupati Buru,itu adalah isu dan selama ini Kami berdua baik- baik saja, mungkin perbedaan Kami berdua hanyalah dalam dukung Ketua Umum.

Kita semua tahu kalau pak Bupati Buru, Ramly Ibrahim Umasugi, lebih memilih dan mendukung Pak Bambang Susatio, sedang Saya selaku Ketua Harian, Iksan Tinggapy, SH lebih mendukung Ketua Umum Pak Airlangga Hartato, untuk melajutkan kepemimpinan pak Airlangga kedepan” Tegas Pengurus Harian PG Kabupaten Buru Provinsi Maluku.

laporan wartawan.S.KAIDUPA

Editing/publish : Wit

REKOMENDASI UNTUK ANDA