oleh

POLDASU DITANTANG UNGKAP OKNUM KORUPTOR

SUMUT , Bratapos.com – Ketua Umum Pengurus Besar Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi (PB. Alam Aksi), Eka Armada Danu Saptala, memberi apresiasi Kepolisian Daerah Sumatera Utara atas perhatiannya terhadap dugaan kebocoran PAD Kota Medan. Tidak tercapainya target PAD Kota Medan diduga karena adanya oknum-oknum pemungut pajak “nakal” yang diduga berusaha untuk memperkaya diri ataupun kelompok semata.

1.PAD KOTA MEDAN DIDUGA BOCOR.

Ketum PB. Alam Aksi membeberkan kepada awak media bratapos sejumlah informasi yang diterima oleh pihaknya, katanya Target Pajak IMB tahun 2018 sekitar Rp. 147 Milyar, hingga November yang dicapai hanya Rp. 23 Milyar. Potensi pajak reklame sebesar Rp. 107 Milyar, namun yang dicapai hanya Rp. 12 Milyar. Target dari retribusi parkir sebesar Rp. 43,8 Milyar, namun yang tercapai hanya Rp. 16,8 Milyar.

2.POLDASU HARUS BERANI INVESTIGASI OKNUM KORUPTOR DI PEMKO MEDAN

” Ada sesuatu keganjilan kenapa tidak tercapai target tersebut, makanya penyidik kepolisian harus berani mengungkap terkait dugaan korupsi disejumlah dinas yang dimaksud diatas ,” tegas Eka Armada Danu Saptala, Minggu (18/8/2019).

Pada semester I (satu) tahun anggaran 2019, banyak pos PAD yang realisasinya juga jauh dari target. Target pajak IMB sebesar Rp. 147 Milyar, namun yang terealisasi hanya Rp. 8,8 Milyar. Target pajak reklame sebesar Rp. 120 Milyar, namun realisasi hanya Rp. 5 Milyar. Target dari retribusi parkir sebesar Rp. 48 Milyar, namun realisasi hanya Rp. 9,2 Milyar.

Tidak tercapainya target PAD Kota Medan diduga karena adanya oknum-oknum pemungut pajak “nakal” yang diduga berusaha untuk memperkaya diri atau kelompok semata. Padahal fakta di lapangan yang kami lihat bahwa pembangunan di Kota Medan terus berlanjut, banyaknya papan reklame serta menjamurnya lapangan parkir yang diduga salah satu penyebab kemacetan di Kota Medan.

Seiring berjalannya waktu, upaya dari Polda Sumatera Utara untuk menyelidiki kebocoran PAD Kota Medan seakan hanya “lip style” belaka. Hingga saat ini, kami menduga bahwa Polda Sumatera Utara tidak berhasil mengungkap penyebab serta aktor intelektual dibalik bocornya PAD Kota Medan.

3.WALIKOTA MEDAN DIDESAK UNGKAP KEBENARAN SECARA TRANSPARAN.

Berdasarkan hal tersebut, PB. Alam Aksi Mendesak Polda Sumatera Utara untuk mengungkap aktor intelektual dan juga Mendesak Walikota Medan melalui instansi terkait agar memberikan informasi kepada publik daftar pengusaha yang tidak membayar dan atau menunggak pajak.

Apabila Walikota Medan tidak berani memberikan informasi kepada publik daftar pengusaha yang tidak membayar dan atau menunggak pajak, ini membenarkan asumsi kami bahwa Walikota Medan sedang berusaha memperkaya diri dan atau kelompoknya, tegas Ketum PB. Alam Aksi.

Reporter : fatur

Editor / Publisher : dr

REKOMENDASI UNTUK ANDA