oleh

Aremania Dilarang Rasis, Anarkis, Sweeping, Saat Liga 1 Derby Jawa Timur

MALANG, BrataPos.com – Pihak keamanan terus memantapkan persiapan jelang derby Jawa Timur (Jatim) antara Arema VS Persebaya. Dengan menggelar Rakor diruang Rupatama Polres Malang, mulai pukul 9 – selesai, selasa 13 Maret 2019.

Berbagai upaya dilakukan oleh Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung demi mendekatkan diri dengan Aremania.

Salah satunya mengikuti kegiatan, “Gebyar Arema Bersholawat”, bersama Majelis Talim Riyadhul Jannah. Acara itu juga diikuti ribuan Aremania, guna memperingati Ulang Tahun Arema yg ke 32,11 Agustus 2019.

Semua tahapan telah dilaksanakan Polres Malang dalam rangka mewujudkan situasi kondusif di wilayah Kabupaten Malang.

Hal itu sesuai atensi Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung, SH, S.I.K. M.Si. Agar, seluruh jajarannya melaksanakan tugas dan peranannya sesuai fungsi masing-masing secara maksimal.

Atensi itu demi mewujudkan pertandingan sepak bola Arema FC vs Persebaya agar bisa berjalan lancar, aman dan kondusif. Kick of bakal digelar di Stadion Kanjuruhan Malang pada hari Kamis 15 Agustus 2019  pukul 15.30 Wib.

Aparat telah meningkatkan patroli rutin dan patroli skala besar oleh sabhara dan gabungan fungsi/instansi.  Himbauan kamtibmas selalu digaungkan oleh Sat Binmas dan Bhabinkamtibmas, fungsi intelijen, reskrim dan lantas agar mempersiapkan rekayasa lantas untuk kelancaran arus dan evakuasi.

Fungsi humas juga memainkan perannya, getol memberikan himbauan yang sejuk dan berpatroli didunia maya.

Rakor kali ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut rakor yang digelar di Polda Jatim sebelumnya, senin (12/8/2019). Rapat Koordinasi dipimpin oleh Kabag Ops Polres Malang dan Ketua Panpel Moh Haris.

Rakor diikuti oleh PJU Polres Malang, Para Kapolsek Jajaran Polres Malang, Brimob, Kabag ops dari Polres Malang Kota dan Polres Batu, Denpom, Kodim, Zon Zipur, Yon 512, Satpol PP, Dishub, Kesehatan, PMK dan panpel, Korwil Aremania.

Kabag Ops Polres Malang Kompol Sunardi Riono,SH mengharapkan, pertandingan ini berjalan lancar dan aman, tidak ada aksi sweepping.

Sebelumnya juga sudah dilaksanakan rakor tentang penataan parkir dan PKL. Menurutnya, keberadaan PKL tidak dilarang, tetapi diharapkan tidak terlalu ketengah dan menutup badan jalan yang digunakan para aremania.

Kantor dan lokasi sekitar sudah dikoordinasikan dan tidak keberatan untuk menampung kendaraan, demi kelancaran dan keamanan.

“Penataan parkir, PKL dan rekayasa lantas, juga disiapkan untuk jalur evakuasi. Selain itu, juga diantisipasi  antusias Aremania yang tidak dapat tiket karena kehabisan. Kami himbau, agar tidak memaksakan diri untuk masuk Stadion. Sebab, panpel akan menyiapkan layar lebar di luar stadion,” himbau Kabag Ops.

PicsArt_08-13-02.51.22

Selanjutnya, lanjut Kabag Ops, Kapolres meminta para Kapolsek, agar berkoordinasi dengan Kecamatan atau Tomas, guna mengondisikan nonton bareng, diwilayah masing-masing.

Pihak Panpel juga berharap, agar tidak ada pelanggaran yang berakibat hukuman. Karena jika itu terjadi, bisa  merugikan semua pihak.

Personil yang disiapkan untuk mengamankan pertandingan sejumlah 1.749 petugas. Mereka terdiri dari gabungan Polri, Brimob, TNI, Dishub, Satpol PP, Kesehatan, PMK, Panpel.

Sementara, dari korwil aremania juga ikut membantu mengamankan, agar pertandingan berjalan lancar, aman dan kondusif.

Reporter : Ard
Editor/Publisher : jml