oleh

AWAK MEDIA BRATAPOS WILAYAH SUMBAR” MENGUCAPKAN’ SELAMAT HARI RAYA AIDUL ADHA

PADANG PARIAMAN SUMBAR , Bratapos.com – Segenap jajaran Awak media Bratapos com perwakilan Wilayah Prov Sumatara Barat’ Mengucapkan Selamat Hari” AIDUL ADHA” MOHON MAAF LAHIR BATIN”Dari kelaurga besar bratapos’ serta keluarga besar kami’ di wilayah Sumatara Barat” Jika Kami selama ini Salah, baik di sengaja mawupun tak di sengaja, dikarenakan kami anyalah seoarang manusia biasa”

SEDIKIT MEMBUKAK LEMBARAN – #YANG LAMA#

– # PROTES SITI HAJAR#
Ketika suaminya meninggalkan dia dan Ismail anaknya yang masih kecil di padang pasir yang tak bertuan. Seperti jamaknya dia hanya bisa menduga bahwa ini akibat kecemburuan Sarah, istri pertama suaminya yang belum juga bisa memberinya putra.

Hajar mengejar Ibrahim AS, suaminya, dan berteriak :

_”Mengapa engkau tega meninggalkan kami disini, bagaimana kami bisa bertahan hidup..?_

Ibrahim AS terus melangkah meninggalkan keduanya, tanpa menoleh, tanpa memperlihatkan air matanya yang meleleh.Remuk redam perasaan nya terjepit antara PENGABDIAN dan PEMBIARAN.

Hajar masih terus mengejar sambil terus menggendong Ismail, kali ini dia setengah menjerit, dan jeritannya menembus langit,

_”Apakah ini Perintah Tuhanmu?”_

Kali ini Ibrahim AS, Sang Khalilulloh, berhenti melangkah.Dunia seolah berhenti berputar.Malaikat yang menyaksikan peristiwa itu pun turut terdiam menanti jawaban Ibrahim AS.
Butir pasir seolah terpaku kaku. Angin seolah berhenti mendesah.Pertanyaan atau lebih tepatnya gugatan Hajar membuat semuanya terkesiap.

Ibrahim AS membalik tegas, dan berkata

*_Iya._*

Hajar berhenti mengejar, dan dia terdiam.Lantas meluncurlah kata-kata dari bibirnya, yang mengagetkan semua Malaikat, butir pasir dan angin.

_”Jikalau ini perintah Tuhanmu, pergilah, tinggalkan kami di sini. Jangan khawatir. Allah akan menjaga kami.”_

Ibrahim AS pun beranjak pergi.Dilema itu punah sudah.

*Ini sebuah PENGABDIAN, atas nama Perintah Allah, BUKAN pembiaran.*

*_Peristiwa Hajar dan Ibrahim AS adalah Romantisme Keberkahan.._*

*ITULAH – IKHLAS…*

~ *Ikhlas adalah wujud sebuah Keyakinan Mutlak, pada Sang Maha Mutlak.*

~ *Ikhlas adalah Kepasrahan, bukan mengalah apalagi menyerah kalah.*

~ *Ikhlas itu adalah ketika kita sanggup berlari melawan dan mengejar, namun kita memilih patuh dan tunduk.*

~ *Ikhlas adalah sebuah kekuatan menundukkan diri sendiri, dan semua yang kita cintai.*

~ *Ikhlas adalah memilih jalan-Nya, bukan karena kita terpojok tak punya jalan lain.*

~ *Ikhlas bukan lari dari kenyataan. Ikhlas bukan karena terpaksa. Ikhlas bukan merasionalisasi tindakan, bukan mengkalkulasi hasil akhir.*

~ *Ikhlas tak pernah berhitung, tak pernah pula menepuk dada.*

*Ikhlas itu Tangga menuju-Nya.*
*Mendengar Perintah-Nya,*
*Mentaati-Nya.*

~ *Ikhlas adalah Ikhlas, tidak yang lain..!!!*

“Belum cukupkah Kita memahami apa itu ikhlas dari perginya Ibrahim dan diamnya Hajar..?”

*_Kita.. saatnya tertunduk pasrah bersama malaikat, butir pasir dan angin.._*

*Robbana Taqobbal Minna*
*Ya Allah terimalah dari kami (amalan kami)*

*BELAJAR TAQWA DARI KELUARGA NABI IBRAHIM AS*

PENULIS :  ZAHERMAN ( Kabiro Bratapos Padang Pariaman )

REKOMENDASI UNTUK ANDA