oleh

Proyek Pelebaran Jalan Provinsi Dengan Aggaran 78 M, Diduga Melenceng

MALANG, BrataPos.com – Pengaspalan Jalan Provinsi yang meliputi tiga kabupaten antara lain Malang, Lumajang dan Probolingo sudah dimulai sebelum hari raya idul fitri kemarin.

Namun sangat disangkan, angaran yang dikucurkan begitu besar sekitar 78 Miliar, diduga proyek tersebut dikerjakan oleh PT. MINA FAJAR ABADI Surabaya, kantor cabang di Tempeh Lumajang dikerjakan asal-asalan.

Pasalnya, proses pengerjaaan semula berjalan sesuai dengan spekteknisnya. Kedalaman penggalian tanah yaitu 45 cm. Proyek tersebut, berada di Jalan Raya Provinsi. Tepatnya di Tirtoyudo Ampel Gading.

Namun entah kenapa, setelah hari raya pekerjaan ini berubah. Hal itu saat cek lokasi. Pekerjaan diduga tidak sesuai dengan spekteknis.

Dengan kedalaman seharusnya pengalihan tanah 45 cm dengan rincian LPB 15cm LPA 30cm. Namun kenyataan berdasarkan temuan tim investigasi awak media dan LSM Malang Lembaga LP-KPK di lapangan hanya 10cm sampai dengan 25cm pengalihan tanah tersebut.

Terkait dengan adanya temuan itu tim Investigasi LP-KPK Malang langsung mendatangi kantor cabang PT. Mina Fajar Abadi kantor cabang Surabaya.

Kantor tersebut tepatnya di Tempeh Lumajang Jawa Timur. Hal itu, untuk klarifikasi dan mediasi. Namun di kantor tidak bisa bertemu dengan Dirutnya atau pengawas di karenakan mereka berada di lapangan.

Croscek di lapangan tim investigasi bertemu dengan pengawas proyek kontraktor, Antok. Saat di konfirmasi mengatakan bahwa pekerjaan itu sesuai prosedur dan sesuai dengan sepekteknis.

“Terkait dengan kedalaman yang tidak sesuai itu, kami mengerjakan dengan kondisi tanah yang tidak semuanya stabil, sehingga pengalihan tanah mengikuti labilnya tanah tersebut. Kan tidak harus sesuai spekteknis 45 cm” ungkapnya kepada awak media.

Dengan adanya temuan itu tim Investigasi LP-KPK Malang akan sepenuhnya menyerahkan perkara terkait ke lembaga masing-masing.

Reporter : hadi
Editor/Publisher : jml

REKOMENDASI UNTUK ANDA