oleh

PRO Kontra penutupan dua tempat hiburan malam di Probolinggo

Probolinggo,bratapos.com- Selasa 6 Agustus 2019, mengundang pro kontra di kalangan anggota DPR dan Pemkot Probolinggo. Dua tempat hiburan malam di kota Probolinggo di tutup karena izinnya tidak di perpanjang oleh Pemkot.

Bahkan pada saat rapat di kantor DPRD yang di hadiri oleh Pemkot Probolinggo, anggota DPRD Probolinggo baik dari komisi I,II,III. dan pengelola tempat hiburan malam, yakni pop city dan cafe 88 Tampiarto berlangsung alot.

Hamid Rusdi dari fraksi Gerindra mengatakan, jika pemerintah Probolinggo ingin menutup ke dua tempat hiburan malam tersebut, harus melakukan revisi peraturan daerah (perda) tentang hiburan malam. “Revisi dulu perda hiburan malam baru bisa di lakukan penutupan,” tandasnya

Anggota DPRD dari fraksi PDI perjuangan Agus Ariyanto, juga mempertanyakan apakah ke dua tempat hiburan malam tersebut di tutup atau tidak, sebab dalam hal ini pemerintah kota Probolinggo tidak melakukan penutupan, melainkan hanya tidak memperpanjang izin operasinya.

Pernyataan dari anggota DPRD Fraksi Gerindra dan PDI Perjuangan,langsung mendapat tanggapan anggota DPRD Kota Probolinggo,dari partai kebangkitan bangsa (PKB) ABDUL Azis secara tegas menyatakan,tentang penutupan dua tempat hiburan malam itu sudah kewenangan walikota Probolinggo,setelah mendapat laporan dari warga,” pungkasnya

Reporter Saiful mustofa

editing/publis : Wit

REKOMENDASI UNTUK ANDA