oleh

Proyek Tebing Jalan Dan Saluran di Desa Tanggumong Diduga Tak Sesuai RAB, Terindikasi Proyek Siluman

SAMPANG, BrataPos.com – Berdasarkan hasil investigasi BrataPos.com di lapangan, menemukan salah satu pekerjaan proyek tebing jalan dan drainase / saluran.

Proyek tersebut berada di Desa Tanggumong, dusun Naro’an yang diduga tidak sesuai rancangan anggaran belanja (RAB), ataupun kerjaan tesebut terkesan asal jadi.

Terlihat di lokasi ada beberapa material yang digunakan kawalitasnya diragukan. Sungguh teramat disayangkan jika dana yang dikucurkan oleh pemerintah tidak digunakan dengan baik.

Proyek tebing jalan dan drainase / saluran tesebut juga terindikasi proyek siluman. Pasalnya, kami BrataPos.com tidak menemukan papan nama ataupun papan pemberitahuan proyek tersebut berasal darimana dana beberapa hal itu terkesan ditutupi.

Kewajiban memasang plang papan nama tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 54 Tahun 2010 dan Perpres Nomor 70 Tahun 2012.

Selain itu, ada Permen PU No.12 Tahun 2014 tentang pembangunan drainase kota, infrastruktur, jalan dan proyek irigasi. Regulasi ini mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara. Itu wajib memasang papan nama proyek.

Tak hanya itu pasangan batupun terlihat tanpa adanya galian. Dalam hal tesebut kekuatan bangunan tidak akan bertahan lama.

Saat kami konfirmasi pada kepala desa (Kades) Tanggumong Moh. Halimi melalui via Whatshap dirinya mengatakan.

“Emangnya kenapa? Ada yang keliru tah dengan pekerjaan saluran kami,” jelentrehnya sekali dia mempartanyakan.

Karena kades merpertanyakan hal itu pada kami saat di konfirmasi. Maka kami memberitahukan tentang apa yang kami temukan di lapangan.

PicsArt_08-07-07.27.40

Terpisah, Moh. Amin Sekjen Generasi peduli Negeri (GPN) menjelaskan bahwa jika ada proyek seharusnya papan namanya di pajang jelas agar masyarakat juga ikut mengawasi.

“Kami juga melihat ada ketidak sesuaian dari pekerjaan tersebut. Diantaranya galian yang kurang. Bahkan bisa dikatakan tidak ada sama sekali,” tegas Moh Amin.

Namun sekali lagi kami menyayangkan sebagai pejabat desa (Kades) yang seharusnya bijaksana dalam memberikan tanggapan.

Namun berselang beberapa menit kades menelepon dan bertanya, “ini siapa? Kami pun memberitahukan bahwasanya kami media BrataPos.com.

“Oya sudah angkat saja mas gak apa, asal tahu aja,” katanya dengan nada terkesan menantang dan mengecam kami BrataPos.com Rabu (7/8/2019).

Reporter : tim
Editor/publisher : jml

REKOMENDASI UNTUK ANDA