oleh

Acong Miliki Barang Haram, Pasrah Saat Jaksa Menuntut

GRESIK, BrataPos.com – Hari Prayitno alias Acong (39) harus menjalani sidang dengan raup muka lesu. Pasalnya warga RT.03 RW.05, desa Wringinanom, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik itu, dituntut 7 Tahun penjara oleh jaksa Nurul Istiana. Kemarin (6/8/2019).

Lelaki yang bekerja serabutan itu, diadili di Pengadiln Negeri (PN) Gresik, lantaran tersandung perkara sabu-sabu.

Sidang yang diketuai oleh majelis hakim Putu Gede Hariadi itu dalam berkas tuntutannya JPU. Terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana memiliki, menyimpan, menguasai sabu-sabu sesuai pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Menuntut terdakwa Hari Prayitno alias Acong dengan pidana 7 tahun dan denda 800 juta, subsidaer 6 bulan,” tegas Nurul.

Lanjut Nurul, terdakwa pantas menerima tuntutan 7 tahun. Paslanya terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba.

“Meski demikian, Nurul menilai selama ini terdakwa kooperatif, sopan dalam persidangan. Kemudian, berterus terang mengakui kesalahannya. Selanjutnya, terdakwa juga belum pernah dihukum,” urainya.

Majelis Hakim Putu Gede Hariadi yang memimpin sidang memberikan waktu kepada terdakwa untuk menyampaikan pembelaan. Hakim mengetuk palu tanda selesainya persidangan.

“Pekan depan pembelaan harus dibacakan di persidangan. Terdakwa harus menyusun pledoinya,” pinta Putu.

Dengan mengenakan rompi orange dan menggunakan tongkat, terdakwa keluar ruang sidang dengan kawalan petugas menuju ruang tahanan.

Perlu diketahui, terdakwa menjadi pesakitan pada hari Minggu 13 Januari 2019 sekitar pukul 14.30 WIB, disergap oleh Sat Narkoba Polres Gresik di Jl. Raya Cangkir depan PT. Sosro. Saat dilakukan penggeledahan ditemukan sabu-sabu dengan berat 0,29 gram.

Reporter : jml
Editor/publisher : nr

REKOMENDASI UNTUK ANDA