oleh

KSO Akui Ada Polusi Udara Di PG Asembagus

SITUBONDO, Bratapos.com – Setelah ramai masalah polusi udara diberitakan media, pihak KSO (Konsorsium) yang terdiri dari tiga perusahaan plat merah, PT. WIKA, PT. BHARATA dan PT. MULTINAS pelaksana pembangunan proyek revitalisasi PG Asembagus, Situbondo, Jawa Timur akhirnya angkat bicara.

Menurut Agung Perwira, perwakilan KSO polusi udara memang terjadi akibat dari penumpukan ampas atau bagas yang digunakan sebagai bahan bakar alternatif  sisa tebu untuk boiler (ketel). Sistem ini memang dalam tahap pengujian dan penyempurnaan.

” Kita menampung komplain masyarakat dan kita sudah melakukan tindakan preventif dengan penutupan sumber-sumber bagas dengaan paranet dan seng, “ucap Agung, Senin (5/8/2019).

Diakui Agung jika Polusi udara tersebut berdampak langsung pada warga yang berada di sekitar PG Asembagus. Oleh karenanya, pihaknya selalu pelaksana proyek tetap akan bertanggung jawab terhadap persoalan yang terjadi.

” Saat ini tindakan preventif ini  progresnya sudah 95 persen dan ditargetkan dalam  dua hari kedepan sudah bisa diselesaikan. Kami berharap dengan tindakan preventif ini dapat mengurangi atau bahkan tidak ada polusi lagi, “terangnya.

Disinggung Bratapos dengan tindakan preventif apakah menjamin polusi udara tidak akan terulang lagi. Dengan diplomatis Agung menyatakan pihaknya  selaku KSO tetap berkomitmen untuk menjaga lingkungan dan terus melakukan perbaikan terhadap kekurangan yang ada.

” Komitmen kami terus memperbaiki sistem selama dalam masa pengujian agar tidak berdampak buruk pada warga, “jlentrhenya.

Sekedar diingat, polusi udara dari PG Asembagus berdampak pada kesehatan warga. Banyak warga mengalami batuk pilek dan gatal kulit yang disinyalir akibat polusi yang terjadi.

BACA JUGA : Kurangi Dampak Polusi, PG Asembagus dan KSO Gelar Pengobatan Gratis

Reporter              : Dayat

Editor                   : Dr

Publisher             : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA