oleh

Saling Melempar Nasi Tradisi Unik Merti Bumi Desa Harjowinangun

Grobogan , Bratapos.com  – Penyelenggarakan Merti bumi atau upacara adat merawat atau memelihara bumi , Tradisi ini biasa di adakan di lakukan di bulan Apit atau masyarakat menyebutnya apitan , Kamis ( 25/07 ).

Tradisi Merti bumi atau apitan di desa Harjowinangun di awali dengan berjalan mengelilingi desa oleh tokoh masyarakat,tokoh agama juga pemuda desa dan berdoa di makam leluhur cikal bakal desa .

Keliling desa tersebut di lakukan pada pukul 20.00 wib hingga pukul 02.00 wib dini hari.Pada keesokan harinya semua warga desa Harjowinangun membawa tumpeng atau ambengan berkumpul jadi satu di halaman rumah Kades H. Gusman.Dihadiri pula perwakilan dari P.T JAPFA ,P.T MALINDO yang berada di desa Harjowinangun.

IMG-20190727-WA0041

Setelah usai ritual selamatan yang di pimpin tokoh agama desa .warga dengan penuh riang gembira makan bersama- sama dan di akhir acara anak – anak juga para pemuda pemudi saling lempar nasi yang membuat suasana semakin ramai dan meriah ditambah saat usai selametan pas waktu mau mulai makan warganya saling melempar naai seperti tawuran.

Setelah acara makan bersama usai,masyarakat langsung di suguhi hiburan wayang kulit yang di gelar semalam suntuk.Merti bumi adalah salah satu bentuk nguri – uri budaya jawa agar tetap lestari demi menjaga kelestarian bumi juga rasa kebersamaan dalam kehidupan sehari – hari.

H.Guaman selaku Kadesnya mengharapkan semoga acara tersebut nanti berjalan lancar sampai selesai dan beliau mnegucapkan

” terima kasih atas semua tamu undangan yang hadir dan semoga kesepan desa Harjowinangun menjadi Desa yg lebih maju ” pungkas kades H.Guaman.

Reporter : Heru P

Editor : dr

REKOMENDASI UNTUK ANDA