oleh

Diduga Pungli Berdalih Infaq, SDN Karang Dalam Sampang Resahkan Wali Murid

SAMPANG, BrataPos.com – Pemungutan yang di lakukan setiap hari Jumat sebesar Rp. 1000 oleh SDN Karang Dalam 1 resahkan wali murid.

Paslanya, hasil dari pungutan tersebut tidak ada kejelasan yang pasti. Sehingga banyak wali murid mempertanyakan kemana larinya uang hasil pungutan tesebut.

Salah satunya AT (enisial) wali murid mengutarakan keresahannya kepada Bratapos.com untuk bisa membantu supaya ada kejelasan.

Yang sebelumnya menurut salah satu wali murid AT tidak ada koordinasi terhadap orang tua murid. Tidak ada pemberitahuan, uang tesebut di buat ap.

“Namun anak saya mengatakan pungutan Rp 1000 setiap hari Jumat jika ada teman atau orang tua murid yang sakit bisa digunakan,” katanya.

“Tapi dalam kenyataannya saat anak saya sakit tidak ada dari sekolah yang menjenguk, dan uang infaq tersebut buat apa?,” tanya AT. Katanya itu dibuat jika ada murid sakit dan wali murid sakit. Semua itu bohong,” tambahnya dengan kesal.

Disisi lain, SL yang juga wali murid ingin mengatahui hasil dari pungutan yang berdalih infaq. “Yya mbak dikemanain itu infaq. Kalau sampai di makan gurunya saya tak akan ihklas dunia akhirat,” ujarnya.

Anak saya juga pernah sakit, bahkan dua kali masuk rumah sakit. Pihak sekolah tidak ada jenguk satupun.

“Uang infaq buat jenguk teman atau orang tua murid sakit, kok tidak ada,” tambah SL.

Saat kami konfirmasi kepala sekolah (Saiful)  mengatakan, saya tidak tahu, biar nanti saya akan tanyakan, dalihnya.

aat Bratapos.com mangatakan kalau guru tidak akan berani memungut tanpa di ketahui oleh kepala sekolah. Bukankah tanpa rekomendasi dari anda kepala sekolah setiap guru tak mungkin berani tidak mungkin tanpa di ketahui anda, Saiful (kepsek) menjawab.

“Iya, ya udah tulis aja mas toh saya juga hanya dapatkan teguran, gak apa saya di pindah,” tambahnya dengan nada menantang, Selasa (23/07/2019).

Terpisah, Kabid SD Mawardi saat kami temui di ruangannya akan tindak lanjuti atas informasi dari BrataPos.com dan akan memanggil kepala sekolah Karang Dalam.

“Iya mas, saya akan panggil dan akan saya tanyakan kemana dan buat apa uang infaq tersebut,” tuturnya.

Reporter : tim
Editor : jas
Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA