oleh

SPESIFIKASI PEKERJAAN PEMBUATAN TALUD DUKUH KARANGAMPO ,DESA KARANGWOTAN PATUT DI PERTANYAKAN .. PASALNYA…

Pati , Bratapos.com – Diduga bersumber dari dana tidak Jelas , tidak transparan dan akal-akalan , Talud Karangampo _Karangwotan dikerjakan asal-asalan ,Tanpa RAB, Tanpa perencanaan, tidak Profesional dan Tanpa Papan Informasi dan acak-acakan . Ditemui disela sela pekerjaan pengawasan Pengerjaan Talud tersebut Modin Karangampo , Santoso untuk dimintai keterangan terkaih hal ini , dirinya selalu menghindar Bila di tanya perihal Bagaimana tentang Pengerjaan dan mana besteknya , serta dari mana Sumber dananya . terkesan “ sinis , tidak korporatif dan menghinakan “ Profesi Wartawan Jurnalis , lalu mengindari pembocaraan dan mengalihkan pembicaraan ke hal yang tak ada hubungannya dengan bangunan.

Ketidak transparasan Pembangunan semua sistem dan tata kelola Pemerintahan dan pembangunan sarana fisik ini sudah disinyalir 3 tahun belakangan ini , namun karena terkesan “Mbluboh”, dan tidak mau tahu para Perangkat yang dijadikan pengawas ini tetep menutupnutupi dan tidak juga memberikan keterangan yang Jelas terkait pembangunan talud di Karangampo teresebut .

Hal ini sangat melanggar aturan pembangunan yang terkontrol ,karena spesifikasi pembangunan Talud Karangampo ini , sangat memprihatinkan, selain ukuran tutup beton sudah mulai tidak sejajar,di lakukan perbaikan dapat membahayakan pengguna jalan. jika tidak segera dihentikan dan dibenahi dalam pelaksanaan yang sebaik masih ,tanpa memperhatikan mutu dan kualitas bangunan , maka hanya buang buang duit Pemerintah saja. kejanggalan dan menyisakan tanda tanya bagi beberapa pihak terkait pelaksanaan proyek tak bertuan tersebut , Minggu ( 21 / 7 )

Diduga kuat bahwa dua proyek tak bertuan tersebut sarat akan adanya penyimpangan anggaran serta pengurangan spek material pekerjaan serta di duga tidak sesuai dengan gambar RAB yang ada , hal itu bukan tidak mungkin pasalnya pada dua titik proyek tersebut sampai saat ini tidak terpasang papan informasi proyek, sehingga proyek tersebut terkesan proyek siluman , menyinggung Persoalan ini wartawan bertanya pada seorang pelaksananya.

“Saya hanya pelaksana saja mas , untuk besaran dana anggaran maupun lainya saya tidak tau” , kalau di kirim material ya angger saya kerjakan apa adanya saja menurut perintah pah San , ” tuturnya siang itu pada hari Minggu 21/7 siang sekitar pukul 10.20 Wib .

Pada ( Minggu ,21/7 ) ketika di singgung soal papan informasi proyek , saudara SNTa mengatakan, kalau sudah jadi ya nanti biar di pasang sama bose :

” Untuk papan informasi proyek dan perihal lainya , langsung saja datang ke kantor DPU Kabupaten Pati dan tanya langsung saja sama pak kepala DPU yaitu pak Faisal, karena saya hanya sebagai pekerja saja , ” imbuhnya.

Sesuai dengan anjuran Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Infrormasi Publik Publik ( KIP ) yang tertuang di dalam pasal 20 , pasal 21 , pasal 28 f , dan pasal 28 j Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 .

Beberapa aturan lain yang mempertegas tentang transparansi dalam pelaksanaan program dari pemerintah . Seperti Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 29 / PRT / M / 2006 Tentang Pedoman Persyaratan Tehnis Bangunan Gedung ( Permen PU 29 / 2006 ) dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 12 / PRT / M / 2014 Tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan ( Permen PU 12 / 2014 ) .

Adapun secara teknis , aturan tentang pemasangan papan pengumuman informasi proyek biasanya di atur lebih detail oleh masing-masing Provinsi , berati jika di lapangan terdapat sebuah proyek yang tidak menyertakan papan pengumuman proyek , sudah jelas menabrak aturan dan Undang-Undang bahkan patut di curigai bahwa proyek tersebut tidak di laksanakan sesuai dengan prosedur sejak awal.

Terpisah , ketika awak media mencari keterengan tentang proyek itu sedikit mengalami kesulitan serta susahnya untuk bertemu dengan para pihak terkait pelaksanaan proyek tak Berpapan tersebut untuk Pengerjaan pembangunan Talud jalan dan saluran Irigasi dukuhan Karangampo Karangwotan tersebut Janggal dan syarat dengan kongkalikong ,STS selanjutnya lenggang kangkung dan brabas begitu saja setelah mengatakan bahwa pekerjaan itu adalah swakelola dari PU Kabupaten Pati , namun dari pihak terkait tidak memberikan contoh Ketransparanan dalam pelaksanaan kegiatan.

Padahal dananya berasal dari anggaran pemerintah dan melainkan bukan dari uang saku pribadi sehingga dalam ketransparanan informasi publik sangat perlu adanya demi menghindari hal -hal dugaan penyimpangan di lapangan.

Reporter : Sholihul-Hadi

Editor : zai

REKOMENDASI UNTUK ANDA