oleh

Moh Fathoni Sopir Ekspedisi, Harus Banyak Berdoa

GRESIK, BrataPos.com – Terdakwa Moh Fahtoni, (33) harus menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Gresik.

Warga desa Mojopuro Wetan Rt.02 Rw.01, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik itu tersandung perkara Narkoba.

Pria yang berprofesi sebagai sopir ekpedisi muat ikan itu, saat duduk di atas kursi pesakitan hanya bisa terdiam ketika dituntut berat dalam sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Gresik, kemarin. Selasa (17/7/2019).

Jaksa penuntut umum (JPU) meminta kepada hakim untuk menjatuhkan hukuman selama 8 tahun kepada pria yang sudah mempunyai istri itu. Terdakwa dianggap melanggar pasal 112 ayat (1) UU RI No 35/2009 tentang narkotika.

Selain dituntut hukuman badan, lelaki asal Desa Mojopurowetan tersebut, juga diminta membayar denda Rp 800 juta. Jika denda tidak dibayar, diganti dengan kurungan 6 bulan.

“Menuntut pidana penjara selama 8 tahun, denda Rp 800 juta dan subsidair 6 bulan,” kata JPU Nurul Istiana saat membacakan berkas tuntutannya di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Gresik.

Meski demikian, terdakwa tidak mau menerima begitu saja. Pihaknya akan menggunakan haknya. Mengajukan pembelaan (pledoi) pada sidang yang akan datang.

Pasalnya, dirinya merasa tidak merasa bersalah seperti dakwaan JPU. “Saya ajukan pembelaan tertulis yang mulia,” ungkap Fathoni.

Fathoni mengungkapkan, sejatinya dirinya tidak mau mengenal barang haram itu. Namun, semua karena salah pergaulan, menyebabkan dirinya terjerumus ke dalam penjara. “Baru kenal (narkoba, Red) mas. Diajak teman,” imbuhnya.

Sidang yang dipimpin Fransiskus Arkadeus Ruwe tersebut ditunda. Dilanjutkan pada pekan mendatang. Sebelumnya, terdakwa ditangkap anggota Satnarkoba Polres Gresik di wilayah Kecamatan Bungah.

Dari hasil penggeledahan, ditemukan enam poket sabu dengan berat masing-masing 0,38 dan 0,36 gram sebanyak 5 bungkus. Kemudian, satu skrop dari sedotan, kertas kecil, 2 plastic dan sejumlah bukti yang lain.

Reporter : jml
Editor : nr
Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA