by

Menelisik Museum Sejarah satu-satunya di Sidoarjo

Museum satu satunya di Sidoarjo terletak di Jl. Raya Buduran – Jembatan Layang, Jl. Raden Moh. Mangundipi, Bedrek, Siwalanpanji, Kec. Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur 61252 bernama Museum MPU Tantular Sidoarjo , Pengunjung dari kalangan dewasa , anak anak dan yang paling banyak kaum millenial.

Terpilihnya nama Mpu Tantular pada Museum  Negeri Propinsi Jawa Timur Mpu Tantular  ialah dengan maksud  mengabdikan pandangan  hidupnya yang hingga kini tetap terwujud dalam  nasional Power Element bangsa Indonesia yaitu Bhineka Tunggal Ika.

Mpu Tantular adalah seorang Pujangga Jawa Timur yang hidup dalam pertengahan abad XIV, pada saat sedang menelusuri garis lintas sejarah Majapahit menuju puncak kejayaannya dan kemegahan penuh wibawa.

Nama Mpu Tantular sebagaimana halnya nama-nama Pujangga Kuno masa Jawa Timur pada umumnya, mengandung suatu pengertian yang tersembunyi mendukung suatu cita-cita pandangan hidup maha tinggi sesuai dengan tujuan agama/kepercayaan yang dianut pada jamannya.

Dalam hal ini Tantular berarti tak tertulari, tak tergoyahkan, tak menyimpang, tak berubah, jadi tetap mengkhusukkan diri, tetap tekun pada ajaran agama sesuai dengan jalan Yoga untuk mencapai kebebasan menuju kelanggengan hidup abadi.

Museum MPU Tantular menyimpan banyak sejarah di berbagai daerah,terutama daerah Surabaya dan Sidoarjo,banyak Arca-Arca dan Miniatur candi candi yang berada di DIY misal Candi Borobudur dan Candi Prambanan.

Museum MPU Tantular juga sering dikunjungi anak anak sekolah terutama yang menduduki bangku Sekolah Menengah Akhir khususnya Sekolah di Sidoarjo hal ini dilakukan untuk mengingat dan mengetahui apa saja yang ada dimuseum tersebut, benda benda peninggalan apa saja yang ada disana , karena seperti kata Ir. Soekarno “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya.”

Museum yang didirikan oleh Godfried Hariowald Von Faber  ini juga ramah terhadap Tuna Netra, karena ada Gedung Pameran Tuna Netra Gedung tersebut adalah salah satu fasilitas bagi para pengunjung museum berkebutuhan khusus, terutama tunanetra.

Di gedung tunanetra ada sekitar 25 koleksi yang dipamerkan. Koleksi itu sama umumnya, yakni mulai dari benda cagar budaya, arkeologi dan teknologi. Yang membedakan, di gedung ini dipamerkan tentang sejarah huruf braille dan penciptanya, Louis Braille.

Jika di gedung lain, penjelasan tentang koleksi disajikan dalam bentuk tulisan, di gedung ini, semuanya dideskripsikan dalam huruf braille. Tak hanya Museum Tuna Netra di Museum ini juga terdapat perpustakaan yang menyimpan buku buku sejarah Awalnya museum ini bernama Stedelijk Historisch Museum Soerabaia, didirikan oleh Godfried von Faber pada tahun 1933 dan diresmikan pada tanggal 25 Juli 1937.

Di Museum ini menyimpan berbagai sumber sejarah. Luas dari museum ini sekitar 3 hektar. Di dalam museum ini terdapat sebuah aula, aula ini bisa disewa oleh masyarakat umum. Banyak para pengunjung yang datang ke Museum ini,hanya cukup membayar tiket sebesar Rp 4000 untuk dewasa dan untuk anak-anak hanya sekitar Rp 3000. Jam dibukanya pun berbeda yaitu setiap hari Selasa hingga Kamis buka dari pukul 08.00 wib sampai pukul 15.00 WIB. Sedangkan hari Jum’at, Sabtu dan Minggu buka ditutup lebih cepat sekitar pukul 13.30 wib. Di dalam museum Mpu TSelect Filesantular terdapat kendaraan kuno.

Arca-Arca yang ada di Mueseum MPU Tantular :

Arca Ganesha, Arca Durga Mahesasuramardhini, Arca Prajna Paramita, Arca perwujudan Siwa, Arca perwujudan Dewa Wisnu, Arca Dewa Brahmana, Arca Siwa Mahadewa, Arca Nandi, Arca Dwarapala, Arca Dewi Parwati, Patung Budha.

Koleksi Diluar Ruangan atau Out Door meliputi Pandhusa, Jam Matahari, Goa Mini, Patung Primitif, Jangkar. Koleksi Didalam / In Door meliputi Koleksi Seologi (Koleksi Batuan), Koleksi Biologika, Fosil, Moko, Nekara, Surya  stambha, Prasasti, Patung Nandi, Patung bima, Patung Perwujudan, Perhiasan Emas, Hiasan Garuydeya, Benda-benda peninggalan majapahit, Naskah Lontar Berhuruf Jawa, Naskah Kertas, Maket Kapal Dagang “insulinde”, Meja rias, Almari berukir, Kap lampu berdiri,Sepeda Motor Radex , Sepeda Motor Jawa, Radio, Pesawat Telepon,Sepeda Tinggi,Sepeda kayu,Sepeda Motor Daimler,Baterai Tangan,Rangkaian listrik,Engine Stein, Jaranan Sentherewe,Gamelan,Turangga yaksa,Reog,Topeng Dungkrek,Gencatan Senjata,Insiden Bendera,Lukisan.

Fungsi Museum adalah sebagai berikut Pusat Dokumentasi dan Penelitian llmiah,Pusat penyaluran ilmu untuk umum,Pusat penikmatan karya seni,Pusat perkenalan kebudayaan antar daerah dan antar bangsa,Obyek wisata,Media pembinaan pendidikan kesenian dan llmu Pengetahuan,Suaka Alam dan Suaka Budaya,Cermin sejarah manusia, alam dan kebudayaan,Sarana untuk bertaqwa dan bersyukur kepada Tuhan YME.

Tujuan Museum adalah untuk Melestarikan dan memanfaatkan benda cagar budaya dalam rangka pengembangan kebudayaan nasional untuk memperkuat jiwa kesatuan nasional.

Adapun Fasilitas yang tersedia di Museum Negeri Mpu Tantular meliputi Ruang Pameran Tetap,Ruang Pameran Temporer,Jasa Pemanduan atau Guide

Di Museum ini terdapat juga fasilitas Musholla yang cukup besar dan tempat parkir yang sangat luas sehingga pengunjung tidak perlu khawatir jika sudah berada diarea museum namun sudah waktunya ibadah dan tidak perlu risau untuk membawa kerabat atau bahkan teman teman satu sekolah ke museum ini.

Museum MPU Tantular harus mendapat perhatian khusus,terlebih oleh pemerintah agar lebih mensosialisasikan kesekolah sekolah museum-museum , karna di Era sekarang anak anak lebih suka pergi ke tempat rekreasi dari pada pergi ke museum untuk mengingat sejarah,Pemerintah harus segera mengambil sikap agar budaya-budaya yang sudah ada sejak dahulu tetap bisa diletarikan dan tidak tergerus oleh perkembangan jaman sekarang.

Penulis : Agmi Restyadiana Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Prodi Ilmu Komunikasi.
Penulis : Agmi Restyadiana Mahasiswi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Prodi Ilmu Komunikasi.

REKOMENDASI UNTUK ANDA