oleh

Teknologi di Tangan Para Millenial

Istilah generasi  millenial memang lagi booming akhir akhir ini. Generasi ini merupakan generasi Y yang lahir pada tahun 1990 sampai awal 2000an. Tahun tersebut merupakan tahun tahun dimana teknologi lagi berkembang pesat pesatnya, bahkan di era sekarang kemajuan teknologi sudah tidak dapat diragukan lagi. Lihat saja disekitar kita,    dari yang tua hingga anak anak semua sibuk bermain gawai yang sangat canggih. Kalau berbicara tentang teknologi tentunya kita juga berbicara tentang millenial. Karena teknologi dan kaum millenial, ibarat dua kata yang sulit tuk dipisahkan satu sama lain, mereka saling berkaitan, saling mengisi dan saling membutuhkan. Millenial tanpa teknologi bisa mati, teknologi tanpa millenial juga tiada arti.

Kemajuan teknologi saat ini yang begitu pesat sangatlah membawa dampak yang besar bagi kaum millenial baik itu dampak negatif dan dampak positif. Dampak negatif kemajuan teknologi ialah cenderung membuat millenial bermalas malasan. Sekarang apa apa tinggal pencet saja, mau makan pencet, mau belanja pencet. Semua dimudahkan dengan teknologi mereka tak perlu berantri atau berpanas panasan guna mendapatkan barang yang mereka inginkan, semua seakan akan digampangkan dengan adanya aplikasi. Tak hanya itu, kemajuan teknologi saat ini juga membuat millenial kehilangan waktu. Dalam sehari saja para millenial ini bisa menghabiskan waktu didepan layar gawai mereka hingga 12 jam guna bermain sosial media, main game saja.

Selain dampak negatifnya, kemajuan teknologi juga membawa dampak positif. Sebagai generasi berteknologi tinggi, millenial dituntut untuk memiliki ide, gagasan, serta kreativitas yang tinggi. Saingan mereka saat ini bukan hanya manusia, tapi juga teknologi yang semakin menjadi jadi kecanggihannya. Millenialis masa kini pasti sudah memiliki gawai yang berteknologi tinggi, sehingga berbagai informasi dapat dengan mudah dicari dan diterima. Melalui gawai tersebut sebenarnya jari kaum millenial ini dapat menuai pundi pundi rupiah yang menjanjikan. Di era sekarang ini, sudah banyak anak muda yang mulai berjualan secara online di sosial media, atau bahkan dia bergabung di aplikasi jual beli online. Paid promote misalnya, sekarang banyak kaum millenialis yang menerima jasa ini, guna menambah uang jajan mereka. Dengan cara memposting barang ke sosial media, kemudian menawarkan dan menjual belikan, pundi pundi telah mengalir ke dompet mereka.

Selain berjualan di sosial media, saat ini para millenial juga tengah menggandrungi yang namanya game online. Dari game online saja para millenial juga dapat mengumpulkan pundi pundi uang sendiri. Akhir akhir ini electronic sport atau yang lebih dikenal dengan nama e-sport memang banyak menarik perhatian para kaum millenialis. Bagaimana tidak, mereka tinggal membuat anggota tim sebanyak 5 orang, kemudian mereka tinggal bermain game bersama atau mabar, dan apabila menang pundi pundi rupiah dapat diraih. Bukan hanya kedua kegiatan itu saja yang dapat dilakukan oleh millenial, mungkin dengan ide mereka yang briliant mereka bisa  menjadi seorang blogger, vlogger, dan youtuber handal yang setidaknya mampu membuka lapangan pekerjaan bagi sesama, dan mengurangi jumlah pengangguran yang ada. Guna tetap bertahan di media sosial, para kaum millenial ini juga harus siap siap berpikir dalam konten yang akan merek buat, selain itu mereka juga harus mencari passion mereka sendiri, pandaipandai dalam mengtur waktu, serta selalu mau menerima masukan yang diberikan orang lain.

Tak hanya itu saja,  millenial juga harus aktif dalam melakukan kerjasama atau berkolaborasi. Hal itu tentu saja memudahkan kita dalam melakukan bisnis didunia maya. Lewat bekerjasama dengan seseorang mungkin kita dapat hasil yang lebih memuaskan sesuai dengan keinginan. Bukan hanya bekerjaama atau berkolaborasi, dengan sosial media para millenial juga bisa melakukan personal branding atas hasil karya nya. Lewat sosial media, jari para millenial juga diharapkan mampu memberi terobosan dan kontibusi yang cukup signifikan bagi kehidupan banyak orang. Millenial sendiri merupakan generasi yang sangat suka dengan yang namanya hal hal baru, menantang,dan semangat yang menggebu gebu. Selain itu millenialis juga harus selalu siap dan berani dengan resiko yang akan mereka hadapi dalam pengambilan keputusan. Oleh karena itu, sebagai millenialis  tentunya kita dituntut untuk melek teknologi dan pandai serta bijak dalam bersosial media.

Penulis : Ifanda Ilham Pratama Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi
Penulis : Ifanda Ilham Pratama Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi

REKOMENDASI UNTUK ANDA