oleh

Ketua APTR Berharap Giling PG Asembagus Lancar

SITUBONDO, BrataPos.com – Jawa Timur yang dimulai hari Senin (1/7/2019) diharap berjalan lancar. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua APTR (Asosiasi Petani Tebu Rakyat) wilker PG Asembagus, H. Fais Nuraswi.

Menurutnya giling PG Asembagus sangat ditunggu oleh petani tebu. Pasalnya sejak mengalami pembangunan dan penggantian alat baru, PG Asembagus tidak giling pada tahun 2018 lalu.

“Atas nama petani, saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak, khususnya PTPN XI, PG Asembagus, maupun konsorsium atas terselenggaranya giling tahun ini. Kami sangat bersyukur bahwa PG Asembagus sudah mulai giling,” ujar pria yang akrab disapa Ji Fais ini.

Lebih lanjut Ji Fais mengatakan, dengan dilaksanakannya giling kali ini menjadi jawaban atas kegamangan beberapa pihak yang selama ini meragukan jika PG Asembagus akan giling.

“Dengan giling yang dimulai, ini menjawab keraguan banyak pihak kalau PG Asembagus tidak akan giling. Mudah-mudahan, saya berharap proses giling ini lancar. Sehingga tidak lagi ada tebu lari keluar daerah,” harapnya.

Selama ini kata Ji Fais banyak tebu petani lari dijual ke luar Kabupaten Situbondo atau digiling ke pabrik gula diluar daerah. Ji Fais dapat memaklumi jika hal tersebut terjadi. Ini karena jika tidak demikian, tebu petani tidak terpanen dan petani bisa rugi.

“Nah dengan dimulainya giling PG Asembagus, saya himbau agar teman-teman petani tebu tidak lagi menjual tebunya keluar daerah atau menggiling ke pabrik gula lain,” tegasnya.

Sebenarnya, kata Ji Fais, jika petani menggiling tebu ke pabrik gula lain, akan terjadi pembengkakan biaya angkut.

Selain itu angka rendemen pabrik gula lain masih lebih tinggi PG Asembagus. Oleh karenanya dengan dilaksanakannya giling PG Asembagus hal semacam itu tidak akan terjadi lagi.

“Oleh karena itu saya berdoa dan berharap agar giling PG Asembagus lancar dan petani mendapat keuntungan maksimal,” ucapnya.

Ji Fais menyampaikan harapannya agar pihak PG Asembagus maupun konsorsium memberikan pelayanan terbaik kepada petani tebu, agar rencana kapasitas giling 6.000 ton perhari bisa tercapai.

“Harapan itu tidak muluk-muluk, saya rasa kita harus kompak bekerja sama agar kapasitas giling 6.000 ton perhari tercapai dan rendemen juga tinggi. Sehingga cita-cita petani tebu mempunyai pabrik gula yang bagus dengan kapasitas giling besar akan tercapai,” cetusnya.

Diakhir perbincangan pria yang sudah dua kali menjabat Ketua APTR Wilker PG Asembagus ini juga menghimbau petani sedikit bersabar manakala dalam perjalanan giling PG Asembagus masih menemui kendala. Karena semua peralatan di PG Asembagus masih baru, sehingga diperlukan waktu untuk dapat giling dengan sempurna.

Reporter : Dayat
Editor : jas
Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA