oleh

Ramainya Game Online dikalangan Anak

-Terbaru-1.529 views

Dengan perkembangan teknologi  yang semakin cepat, kita dimudahkan untuk mengakses berbagai macam informasi dan hiburan yang kita inginkan melalui koneksi internet. Salah satu hiburan yang bisa kita akses yaitu game online.

 Bicara masalah game online, mungkin sudah tidak asing lagi terdengar di telinga kita, yaitu game digital yang dilakukan melalui handphone dengan menggunakan  koneksi internet untuk memainkannya. Diantaranya mobile legends, PUBG mobile, free fire dan masih banyak lagi.

 Game itulah yang menarik banyak pengguna dari latar belakang yang berbeda. Mulai dari pelajar, siswa, mahasiswa dan bahkan pekerja pun juga ikut memainkannya. Namun maraknya game online peminatnya banyak berasal dari kalangan anak-anak.

Anak yang sering bermain game online lama kelamaan ia akan kecanduan dalam bermain game. mereka akan meghamburkan uangnya untuk membeli paket data ataupun pergi ke tongkrongan atau warung yang disediakan jaringan wifi.

Tak jarang pula kita jumpai anak yang bolos sekolah pergi ke warung-warung pinggir jalan dengan tujuan bermain game. Bahkan dari mereka sering meminta uang kepada orangtuanya dengan alasan untuk kegiatan sekolah tetapi hanya untuk makan di warung yang tersedia jaringan wifi ataupun hanya untuk mentraktir temannya di warung.

Game online dapat memberi pengaruh negatif dan juga pengaruh positif pada anak, pengaruh negatif yang sangat terlihat karena kecanduannya dalam bermain game mereka lupa waktu dan menghabiskan waktunya ber jam-jam hanya untuk bermain game online.

Mereka juga sering menghambur-hamburkan uang. Dengan terlalu bermain game online di handphone akibatnya anak kita akan mengalami gangguan penyakit seperti mata minus karena terlaru sering melihat layar handphone.

Pengaruh lain terhadap anak juga akan berdampak pada moral dan perilaku sehari-hari, anak akan bertindak semena-mena kepada orang tua atau orang lain, tidak mempunyai etika sopan santun. Seperti halnya kejadian yang akhir-akhir ini terjadi di realita kehidupan di Indonesia.

Anak membunuh ibunya, anak membunuh ayahnya. Dan bahkan sekarang banyak anak yang sampai berani mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri dengan alasan cuman gara-gara tidak di beri uang untuk membeli paket data atau pulsa.

Disisi lain game online juga berdampak positif bagi anak, selain sebagai media hiburan, game online juga dapat mengembangkan pola pikir anak atau menambah IQ anak,  atau juga bisa menghasilkan uang dengan cara mengikuti berbagai turnamen atau dengan menjual item dan karakter yang ada di game online.

Peminat game yang datang dari kalangan anak-anak yang tanpa di sadari juga sangat mengganggu peningkatan prestasi akademik atau potensial. Disinilah peran orang tua sangatlah penting untuk mencegah agar anak tidak kecanduan dalam bermain game online.

Memang ini bukan perkara yang mudah, dengan hadirnya fasilitas internet yang tersedia dimana-mana anak akan mudah bermain game online. Sebagai orang tua yang bijak kita harus tegas dalam hal mendidik  anak, kita harus mengatur waktu mereka agar mereka tidak sampai kecanduan dalam bermain game.

Hal lain yang dapat kita lakukan adalah  yang pertama kita harus belajar memahami tentang apa yang sedang diperukan oleh anak. Baik itu kebutuhan materi atau sikis yang pastinya dia ingin memilikinya. Maka kita sebagai orang tua harus bisa memahami apa yang dibutuhkan, dan jika kebutuhannya akan membawa pengaruh baik maka kita penuhi dan jika sebaliknya maka lebih baik jangan dipenuhi.

Dengan demikian kita sebagai orang tua mengetahui  mana  yang  baik dan mana yang buruk bagi anak, yang kedua kita harus berkomunikasi dengan anak supaya anak akan terbuka, dengan begitu anak tidak akan merasa dihakimi oleh tingkah laku kita sebagai orang tua.

Karena faktanya anak akan merasa terbebaskan  dan  kurangnya kasih sayang dari orang tua sehingga mereka akan mencari kesenangan tersendiri, dia mencari perhatian dengan bermain game online. karena game online sangat asik untuk di mainkan oleh anak-anak.

Untuk itu kita sebagai orang tua harus memberi perhatian penuh kepada anak agar mereka tidak merasa di terlantarkan atau tidak di sayangi. Yang ketiga , kita dapat melakukan tindakan seperti memberi waktu khusus pada anak untuk  bermain game dan beri tegasan kepada anak agar tidak bermain game di luar jam yang ditentukan.

 Dengan cara ini anak kita akan merasa  di beri kelonggaran sehingga anak akan memanfaatkan waktunya untuk bermain dan belajar dengan tepat. yang ke empat, kita dapat mengalihkan aktivitas anak ke hal yang lebih positif seperti : menyibukkan anak dengan mengikutkan kegiatan ekstrakulikuler yang ada di sekolah ataupun di luar sekolah, bimbel atau les private, dan aktivitas lainnya.

 Dengan ini anak tidak kita akan memiliki waktu luang yang banyak sehingga tidak ada waktu untuk bermain game.  Yang kelima, kita sebagai orang tua juga harus bisa memberi contoh yang baik bagi anak, kebanyakan dari anak yang suka bermain game karena memiliki waktu luang banyak yang tidak bisa memanfaatkan waktunya dengan baik.

Untuk itu kita harus memberi contoh yang baik pada anak kita, misalnya kita beri contoh ketika mempunyai waktu luang, kita habiskan  untuk membersihkan rumah, olahraga, wisata edukasi dan lain-lain. Dengan membiasakan kegiatan positif ini, anak kita secara tidak langsung akan terbiasa dengan lingkungan yang kita buat dan tidak ingin mencari kesenangan lain dengan bermain game online. Dan ini akan mempengaruhi pola pikir anak sampai besar nanti.

Jadi mari kita jaga anak-anak, Kita harus benar-benar memperhatiakan dan mengawasi apa yang dilakukan anak kita sebelum anak terjerumus dalam hal-hal yang tidak di inginkan.  Pastinya kita tidak mau mempunyai anak yang nakal atau bandel dalam berperilaku seperti kecanduan akan game online. Karena anak yang baik adalah anak yang bisa mengerti apa yang baik bagi dirinya dan juga orang lain.

REKOMENDASI UNTUK ANDA