oleh

Pemkab Aceh Selatan Gelar Hari Anti Narkotika Internasional 2019

ACEH SELATAN, BrataPos.com – Perang besar terhadap narkoba menuntut seluruh komponen masyarakat maupun elemen bangsa untuk bergerak secara aktif melawan kejahatan terorganisir yang bersifat lintas negara. Kejahatan narkotika merupakan kejahatan luar biasa, yang  harus diatasi secara serius, apabila tidak ditanggulangi dapat digunakan sebagai salah satu senjata dalam Proxy War untuk melumpuhkan keberlangsungan hidup  berbangsa dan bernegara.

Masalah yang ditimbulkan oleh narkoba akan terus menggerogoti bangsa dari  hulu sampai hilir, dari generasi ke generasi  dan menjadi ancaman terbesar bagi bonus demografi bangsa kita pada tahun 2030 nanti.

 Karena jika masalah narkoba tidak kita tanggulangi maka bonus demografi penduduk kita akan menjadi beban bangsa, generasi muda sebagai estafet perjuangan bangsa akan dirusak oleh narkoba. Hal ini menjadi ancaman serius terhadap eksistensi negara yang berdampak pada ketahanan nasional.

Dalam mengatasi permasalahan narkoba diperlukan strategi khusus, yaitu keseimbangan penanganan antara pendekatan penegakan hukum dan pendekatan kesehatan. Pendekatan penegakan hukum bertujuan untuk memutus mata rantai pemasok narkoba mulai dari produsen sampai pada jaringan pengedarnya. Sedangkan pendekatan kesehatan bertujuan untuk memutus mata rantai para pengguna narkoba yang ketergantungan untuk mendapatkan perawatan atau rehabilitasi.

Kami yakin jika rakyat sehat maka negara akan kuat khususnya di kabupaten Aceh Selatan tercinta ini mari kita bersama-sama menyatukan dan menggerakkan seluruh kekuatan dalam perang melawan narkoba sehingga terwujudnya masyarakat aceh selatan yang sehat tanpa narkoba.

WhatsApp Image 2019-06-28 at 13.36.34

Pada kesempatan ini, atas nama pemerintah kabupaten Aceh Selatan kami mengucapkan terimakasih atas upaya BNN, kepolisian dan pihak terkait yang telah melakukan langkah serius dan tegas untuk menyelamatkan anak bangsa. Kepada seluruh kementerian, lembaga, bersama dengan masyarakat, kami  mengharapkan  untuk bersama-sama dengan  BNN dan kepolisian menanggulangi permasalahan narkoba secara nyata.

Adapun dukungan dari pemerintah daerah melalui instansi SKPK/ BUMN/ BUMD/ instansi vertikal telah melakukan pelaksanaan pencegahan dini melalui tes urine dan  sosialisasi bahaya narkoba kepada Pegawai Negeri Sipil/ Honorer/ kontrak untuk mempersempit/ memperkecil angka penyalahgunaan narkoba.

Dukungan program lainnya melalui pemberdayaan gampong yang menggunakan dana desa untuk program pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (p4gn) di masing-masing gampong selain itu juga di dunia pendidikan untuk tenaga kependidikan membuat program p4gn di lingkungan masing-masing.

Demikian kami sampaikan agar kabupaten aceh selatan menjadi semakin baik dimasa depan tanpa penyalahgunaan narkoba, imbuh Wakil Bupati Aceh Selatan Tgk. Amran

Reporter    : Asmar Endi

Editor         : Nr

Publisher   : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA