oleh

Pekerjaan Dana Desa Tahun 2018 Rabat Beton Karang Penang Oloh Amburadul Di Duga Tidak Sesuai RAB

SAMPANG, Bratapos.com – Lebih kurang enam bulan, Pembangunan Rabat Beton Desa Karang Penang Oloh , Kecamatan Karang Penang sudah nampak rusak parah.

Pembangunan Rabat Beton yang dibangun  mengunakan Dana Desa tahun 2018 ini terlihat banyak sekali terlihat kejanggalan.

Tidak sesuainya pembangunan  rabat  beton ini, terlihat pada bagian atas bangunan tersebut yang sudah mulai hancur dan mengelupas. Kondisi ini, tentunya terindikasi telah merugikan negara hingga ratusan juta rupiah.

Menurut warga sekitar yang enggan disebutkan namanya kepada reporter bratapos.com  mengatakan, pembangunan rabat beton Desa Karang Penang Oloh , Kecamatan Karang Penang  ini diduga tidak sesuai dengan speeknya seperti apa yang telah tertuang didalam rab dan gambar.

“Bila melihat kondisi bangunan ini, tentunya sudah wajib menjadi pertanyaan. Sebab, bangunan ini baru enam bulan. Bahkan, dua bulan sebelumnya sudah banyak yang mengelupas. Dan ini diharapkan Aparat Penegak Hukum dapat segera bertindak untuk memeriksanya,” paparnya.

Dikatakannya, pembangunan ini bila dilihat belum setahun. Akan tetapi, sudah rusak parah.

Hal senada yang juga dikatan warga lainnya saat kami bratapos.com monitoring dilapangaan. Bila melihat kondisi bangunnya sudah seperti sekarang ini.

Memang sudah selayaknya pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan kepada bangunan dana desa ini untuk memastikan temuan yang bapak soroti saat ini,” katanya.

Kepala Desa Karang Penang Oloh Rammin  saat di hubungi melalui Telepon selulernya via Whatshap mengatakan “Owh, rabat beton yang sudah sering di lewati bupati dan hampir semua kepala dinas itu ya,” katanya terkesan pekerjaan sudah benar. Coba tanyakan kedinas terkait supaya infonya semakin falit,” ujarnya.

“Soalnya di waktu pekerjaan sudah sesuai dengan RAB, dan diawasi langsung petugas dari sampang,” imbuhnya Kades Karang Penang.

Kami Bratapos.com tidak hanya mengkonfirmasi terhadap pihak terkait (kades). Namun juga menanyakan kepada  salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat LIRA yang berada di desa Karang Penang. Namun Bupati LIRA tidak mengatahui mengatahui hal tesebut.

“Saya tidak tahu mas kalau ada pekerjaan DD yang sudah amburadul,” ujar bupati LIRA, Mas Sudar. Saat itu juga mas sudar sebagai Bupati LIRA ia mendukung,” jika memang adanya seperti itu silahkan sampean publikasikan mas,” tambahnya.

“Saya juga aprisiasi media yang juga mau ikut andil dalam mengawal Dana Desa, dan mempublikasikan supaya pemerintah bisa menindak lanjuti pekerjaan yang tidak maksimal,” paparnya Jumat (28/06/19).

Hal itu supaya Dana yang mengalir benar-benar terserap demi kepentingan desa dan bisa di rasakan oleh masyarakat sekitar, pungkasnya.

Reporter              : far

Editor                   : Dr

Publisher             : Redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA