oleh

Hakim Tidak Mengabulkan Penangguhan Caleg Gresik

GRESIK, BrataPos.com – H. Mahmud terdakwa perkara dugaan penipuan dan penggelapan jual beli tanah, kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri Gresik (27/6/2019).

Caleg terpilih dapil VIII Manyar, Bungah dan Sidayu itu, terlihat santai memasuki ruang sidang. Terlihat H. Mahmud menyalami keluarganya yang menyaksikan jalannya persidangan.

Sidang kali ini beragendakan tanggapan eksepsi, yang sebelumnya tim kuasa hukum mengajukan eksepsi. Tim jaksa yang terdiri dari Febrian Dirgantara, Budi Prakoso dan Beatrix Novie Temmar secara bergantian membacakan berkas tanggapan eksepsi.

“Eksepsi tim kuasa hukum terdakwa, tidak beralasan dan berada di luar lingkup eksepsi. Sudah masuk pokok perkara, karena itu tidak akan kami bahas,” ujar tim Jaksa.

Eksepsi kuasa hukum terdakwa menurut dia sudah masuk dalam ranah pembuktian. Apa yang mereka bahas sudah masuk ke materi pembuktian.

“Eksepsi hanya menyangkut dakwaan, memenuhi syarat materiil. Tim jaksa meminta pada majelis hakim, agar perkara ini tetap dilanjutkan,” pungkasnya.

Selain itu, hakim tidak bisa mengabulkan penangguhan. Hakim menilai hal itu untuk kepentingan dan kelancaran pemeriksaan.

“Permohonan penangguhan penahanan, majelis masih belum bisa mengabulkan.
Terdakwa tetap di tahan,” ujar ketua hakim Putu Gede Hariadi.

Sidang akhirnya ditunda pekan depan, dengan agenda sidang putusan sela.

Menanggapi hal itu, PH terdakwa, Julia Putriandra mengaku menghormati keputusan majelis hakim. Oleh sebab itu, pihaknya akan fokus pada persiapan sidang yang akan datang.

“Kami akan fokus pada sidang putusan sela pada minggu depan,” kata Julia usai mengikuti persidangan.

Reporter : jml
Editor : jas
Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA