oleh

Target Lulusan SMK

Ujian Nasional tahun 2019 sudah selesai, dan hasilnya pun juga sudah keluar. Para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) akhirnya dapat melihat hasil yang dicapai, ada yang berbahagia karena hasil yang diraih memuaskan dan ada pula yang bersedih karena hasil yang dicapai tidak memuaskan. Namun, tidak seharusnya para siswa lulusan SMK untuk bersedih dan murung saat menerima hasil ujian nasional yang kurang memuaskan, karena proses pendidikan di SMK lebih dominan mengajarkan kebutuhan praktek daripada teori, oleh sebab itu pengembangan karir atau pekerjaan yang akan dihadapi kedepannya oleh para lulusan SMK dapat terbilang mudah untuk pencapaian kesuksesan bekerja, karena para lulusan SMK telah mendapatkan hard skill dan soft skill bekerja pada saat proses belajar mengajar berlangsung.

Setelah melaksanakan ujian nasional dan menjalani acara wisuda, para mahasiswa bisa bebas memilih untuk fase selanjutnya di masa depan, ada yang memilih untuk bekerja, ada yang memiliih untuk melanjutkan pendidikannya untuk kuliah, dan ada pula yang membangun usaha sendiri. Mayoritas mindset lulusan SMK tidak untuk menganggur di rumah saja, karena para lulusan SMK telah dibekali dengan berbagai kebutuhan untuk bekerja dan membangun sebuah usaha, seperti contoh  pada saat menjalani proses belajar mengajar, lulusan SMK sedang dibekali dengan pelajaran kejuruan dan kewirausahaan, pengembangan pekerjaan dan proses bekerja yang baik didapat dari pelajaran kejuruan, sedangkan untuk manajemen kerja dan kualitas kerja didapat dari pelajaran kewirausahaan.

Jika para lulusan SMK menguasai ilmu kejuruan dan kewirausahaan, maka akan mudah baginya untuk bekerja dengan baik dan tepat, bisa bekerja menjadi seorang pegawai atau karyawan, ataupun memilih untuk membuka lapangan kerja sendiri (menjadi pengusaha).

Jadi sebagai lulusan SMK tidak perlu bingung untuk fase kedepan, banyak cara dilakukan untuk mencapai sebuah kesuksesan, semua itu juga diimbangi dengan ikhtiar yang tekun dan doa yang selalu terucap mengiringi proses ikhtiar yang sedang dilakukan. Bagi para pelajar lulusan SMK yang lebih memilih untuk bekerja dan membangun usaha, dapat merancang sebuah strategi kedepan agar menjadi sukses. Pertama, mencoba untuk mengingat kembali apa saja yang telah dipelajari semasa mengemban pendidikan di sekolahnya, strategi ini dilakukan agar saat mempraktekan suatu pekerjaan dapat mudah dilakukan dan hasilnya pun juga baik.

Kedua, membuat proyek kerja sendiri dengan cara merencanakan apa saja yang ingin dikerjakan, membangun sebuah rancangan kerja dapat memudahkan kita untuk selalu siap menghadapi sebuah masalah atau rintangan dalam pekerjaan yang akan dihadapi, segala probelmatika akan selesai dengan cepat karena memiliki perencenaan yang banyak dan matang.

Ketiga, menyiapkan skill untuk bekerja dengan baik, karena pekerjaan yang baik tergantung dari baiknya sebuah proses dan cepatnya pengerjaan sebuah pekerjaan itu. Jika skill dapat dikuasai, maka kita dapat memanajemen waktu untuk digunakan sebaik-baiknya dalam bekerja, Karena hal itu, pekerjaan menjadi tidak terhambat dan selalu tepat waktu tanpa ada penumpukan dalam bekerja. Persiapan penting dilakukan guna proses kerja yang baik dan hasil yang memuaskan.

Keempat, para lulusan SMK harus menyesuaikan dengan bidang yang dipelajari, seperti lulusan SMK bidang akuntansi, maka pekerjaan yang cocok adalah seperti menjadi seorang akuntan atau bisa menjadi pegawai bank. Kesesuaian ini penting sekali mengingat skill yang dimiliki untuk bekerja harus sama dengan ilmu yang dipelajari waktu sekolah, saat ini masih banyak lulusan SMK yang masih kurang mempelajari ilmunya dikarenakan proses belajar mengajar siswa yang kurang mendapatkan bimbingan dari gurunya, atau para pelajar itu sendiri yang kurang memperhatikan ilmu yang sedang dipelajari sehingga mengakibatkan kurangnya skill yang ada pada dirinya. Maka dari itu penting bagi setiap lulusan SMK untuk membangun sebuah skill agar saat bekerja tidak menemui sebuah masalah atau gangguan saat bekerja.

Kelima, perbanyak mencari kenalan (partner) atau channel kerja, karena dapat mempermudah para lulusan SMK untuk mendaftar sebuah pekerjaan atau membuat usaha, adanya Praktek Kerja Lapangan (PKL) membuat para lulusan SMK memiliki sebuah partner perusahaan atau institusi, jadi harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendapatkan sebuah pekerjaan yang layak dan sesuai dengan minat setiap lulusan SMK.

Masih banyak lagi strategi yang perlu dicapai demi kesuksesan para lulusan SMK, karena pendidikan SMK mayoritas memiliki sinergi untuk bekerja dengan baik dan bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat serta hasil yang memuaskan. Didalam memasuki dunia pekerjaan, lulusan SMK juga mempraktekan etika kerja yang baik dari pengalaman PKL.

Saat sedang mengikuti PKL, siswa SMK berlatih semaksimal mungkin untuk bekerja dengan baik sesuai dengan aturan yang berlaku di perusahaan dan institusi tersebut. Tak hanya itu, mereka juga diharuskan untuk tetap disiplin dalam bekerja, tidak boleh bersenda gurau dan bermain-main saat proses PKL berlangsung. Dalam hal ini, para lulusan SMK menjadi semakin mudah dalam mendaftar pekerjaan di perusahaan atau mencoba untuk membangun usaha sendiri.

IMG_8236
Penulis : Lestari Eka Indriana Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Prodi Ilmu Komunikasi

REKOMENDASI UNTUK ANDA