345 Views
oleh

Dampak Negatif Asap Rokok Di Kalangan Remaja

Zaman sekarang banyak gerombolan remaja yang sering berkumpul dengan teman-teman sebaya mereka untuk membahas suatu topik atau sekedar bercanda bersama. Kebanyakan mereka lebih memilih tempat seperti warung kopi dan cafe. Banyak kaum muda yang memanfaatkan saat-saat nongkrong atau nongki bersama teman dengan mencoba merokok. Hal tersebut sudah menjadi kebiasaan para remaja masa kini. Mereka menganggap dengan merokok akan menambah suasana kumpul menjadi lebih seru dan tidak monoton. Akan tetapi, sebenarnya banyak pula orang / perokok pasif yang tidak suka dengan kehadiran asap rokok di tempat umum.

Menurut American Cancer Society, asap rokok dapat diklasifikasikan menjadi dua ketegori yang berbeda antara asap rokok sampingan dan asap rokok langsung. Asap tangan kedua dikenal juga asap rokok lingkungan merupakan kombinasi dari keduanya. Asap sampingan bersifat lebih beracun, dengan kadar karsinggen yang lebih tinggi.

Perokok pasif adalah orang yang menghirup asap rokok dari perokok aktif, sedangkan perokok aktif adalah orang yang menghisap rokok tersebut. Ada banyak pendapat yang mengatakan bahwa tidak merokok tetapi sering menghirup asap rokok itu tidak berbahaya. Nyata nya, anggapan tersebut salah. Meskipun tidak merokok tetapi tinggal di lingkungan masyarakat yang didominasi oleh perokok, akan menimbulkan efek negatif pada tubuh perokok pasif dan sama seperti efek negatif yang di terima oleh tubuh si perokok aktif.

Sekian asap tembakau mengandung 4000 bahan kimia dan dikaitkan dengan kanker. Mengirup asap rokok dapat berdampak buruk, baik sementara maupun dampak di masa depan. Asap rokok dapat menimbulkan gejala seperti mata teriritasi, sakit kepala, batuk, sakit tenggorokan, pusing, dan lain lain. Pemerintah kini terus berupaya mengurangi asap rokok di berbagai tempat umum seperti di restoran, café, dan taman agar masyarakat dapat menikmati suasana tenang tanpa asap rokok.

Apakah perokok pasif kena dampak dari asapnya ? tentu saja. Karena asap rokok merupakan penyebab terbesar kanker paru-paru pada setiap manusia. Jika asap rokok di hirup oleh perokok pasif, ini dapat menyebabkan dampak serius bagi paru-paru. Menurut survey orang-orang yang tidak merokok 20-35% mengalami kanker pada paru-paru. Perokok pasif akan menghirup asap tersebut dan dibawa ke dalam darah, lalu memperngaruhi lapisan dinding pembuluh darah sehingga darah akan mengental dan mudah membeku. Dan beberapa tahun kemudian, perokok pasif akan mengalami pengumpukan lemak pada dinding pembuluh darah dan akhirnya menjadi plak. Asap rokok juga sangat berbahaya bagi kesehatan, khususnya ibu hamil karena dapat membahayakan bayi di dalam Rahim, yakni Infeksi pernapasan (bronkitis, pneumonia, dan infeksi saluran paru-paru), Serangan asma mendadak dan infeksi telinga.

Bagaimana cara mengatasi bahaya asap rokok bagi perokok pasif ? yakni dengan duduk ditempat yang ada bertulis “ tidak boleh merokok “ meskipun terjauh dari asap rokok ini bisa melindungi dari perokok aktif. Disini peraturan polisi lalu listas telah meralang merokok saat berkendara karena pengendara sepeda montor maupun mobil bisa fokus berkendara dengan aman. Walaupun ini sangat sulit di lakukan masyarakat sendiri yang udah biasa merokok saat berkendara mengurangi dampak asap dari perokok aktif sendiri. Pasalnya 160 UU No 22 tahun 2009 tentang lalu listas dan angkutan jalan mengatur setiap pengemudi dilarang melakukan aktfitas yang mengganggu konsentrasi saat mengendararai kendaraan bermotor. Sebagai pengendara bisa fokus kedepan jalan aspas dan memperhatikan pengendara yang lainya keamanan jalan raya.

Pesan saya kepada perokok aktif, membebaskan rumah dan tempat umum dari asap rokok merupakan salah satu hal yang paling penting. Yakni untuk menjaga anak-anak dari asap rokok. Kebanyakan orang tua membiarkan asap rokok untuk anak-anak agar selalu sehat dan terbebas dari ancaman kanker paru-paru, karena akibatnya akan sangat fatal bagi diri sendiri maupun orang lain. Dan sebaiknya apabila perokok aktif belum bisa meninggalkan kebiasaan merokok, cobalah untuk memerokok di tempa merokok di tempat yang tidak memberikan efek buruk bagi orang lain. Harus bisa memikirkan dampaknya sebelum melakukan suatu hal.

IMG_20190609_150933(1)
penulis : Abdillah Hamdan isroi Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Sidoarjo