oleh

Menjaga Lingkungan Dengan Zero Waste Lifestyle

Sampah bukan merupakan persoalan baru bagi kita, dari dahulu sampai sekarang sampah merupakan salah satu permasalahan yang belum terselesaikan. Mulai dari membuang sampah sembarangan sampai sampah yang merusak ekosistem. Kita sudah terbiasa Dengan masalah sampah, sampai kita sering menyepelekan hal tersebut.

Padahal negara kita ini termasuk dalam daftar negara penghasil sampah terbanyak di dunia. Menyuruh hasil riset yang dilakukan oleh peneliti dari Universitas Georgia Amerika, Dr. Jenna Jambeck menyatakan bahwa ada 275 juta metrik ton sampah plastik di 192 negara berpantai, dengan bungkus makanan dan minuman menjadi penyumbang sampah terbanyak di lautan.

Dan Indonesia menjadi negara kedua penyumbang sampah plastik terbanyak di dunia, setelah Tiongkok. Indonesia sendiri menghasilkan 175 ribu ton sampah plastik setiap harinya. Hal ini menunjukkan bahwa kepedulian masyarakat Indonesia terhadap lingkungan masih sangat rendah.

Walaupun sampah tidak hanya sampah plastik, tetapi sampah plastik inilah yang menjadi persoalan besar. Karena plastik termasuk sampah anorganik yang membutuhkan waktu lama untuk bisa terurai. Berbeda dengan sampah organik.Sampah organik seperti daun, sayur, buah hanya memerlukan waktu beberapa minggu atau bulan untuk terurai dengan baik.

Sedangkan sampah anorganik seperti kantong plastik, filter rokok, batu baterai, botol kaca, botol plastik, alumunium yang memerlukan waktu puluhan, ratusan hingga jutaan tahun untuk terurai.

Bahkan ada barang yang tidak bisa terurai, yaitu styrofoam. Bisa di bayangkan berapa banyak sampah yang belum terurai di bumi ini, berapa banyak ekosistem yang rusak, dan setiap hari kita selalu menambah jumlah sampah tersebut. Dan faktor melimpahnya sampah plastik ditengarai akibat kemajuan teknologi yang menawarkan kepraktisan dalam hal kemasan plastik dan barang sekali pakai lainnya.

Ada banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mengurangi produksi sampah. Saat ini yang sering dibicarakan adalah zero waste lifestyle. Dilansir dari laman zerowaste.id, Zero Waste adalah filosofi gaya hidup untuk mendorong siklus hidup sumber daya, sehingga produk-produk yang dikonsumsi bisa pakai dan dimanfaatkan kembali. Gaya hidup ini bertujuan untuk mengurangi produksi sampah.

Penulis : Ana Fieka (Mhs. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo)
Penulis : Ana Fieka (Mhs. Universitas Muhammadiyah Sidoarjo)

Jika produksi sampah berkurang, maka akan menjadi berita bagus karena lingkungan kita akan lebih sehat. Zero waste menerapkan prinsip 3R yakni Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), dan Recycle (mendaur ulang).

Dan menurut Bea Johnson dari Zero Waste Home, ada tambahan 2R, yakni Refuse (menolak) dan Rot (membusukkan). Ada beberapa cara yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari

  1. Membawa tas belanja dari rumah

Saat berbelanja pasti kita menggunakan kantong plastik, alangkah baiknya jika kita membawa tas belanja sendiri dari rumah, selain lebih kuat dan praktis, tas ini bisa digunakan berulang kali. Tas belanja sudah banyak dijual di supermarket hingga toko online, harganya pun sangat terjangkau berkisar antara 10-30 ribu rupiah, tergantung dari kualitas dan bahan yang digunakan. Selain itu jika ingin lebih hemat kita juga bisa membuat tas belanja sendiri dari baju atau kain yang sudah tidak terpakai lagi.

  1. Membawa wadah makan dari rumah

Saat membeli makanan dan penjualannya menggunakan wadah sekali pakai maka kita bisa memberikan wadahyang kita bawa sebagai tempat untuk makanan kita. Jika ingin lebih sehat kita bisa membawa bekal sendiri dari rumah.

  1. Menggunakan lap kain

Kita memang sudah terbiasa menggunakan tissue untuk membersihkan apapun, tetapi tissue tidak ramah lingkungan. Alangkah baiknya jika kita menggunakan lap kain, tidak harus membeli lap kain yang baru, kita bisa memanfaatkan baju atau kain bekas untuk dijadikan lap.

  1. Membawa botol atau air minum dari rumah

Selain lebih hemat membawa minum dari rumah bisa mengurangi sampah botol. Dan saat membeli minum kita bisa meminta kepada penjual untuk mengisi di botol yang kita bawa.

  1. Menggunakan sedotan yang reuseable

Akhir-akhir sedotan stainless sedang menjadi tren di kalangan masyarakat. Setelah video penyu dengan sedotan plastik di hidungnya viral di masyarakat, banyak orang yang mulai mengurangi penggunaan sedotan plastik dan beralih ke sedotan stainless ataupun kaca. Sedotan plastik juga menjadi penyumbang sampah terbanyak di Indonesia, karena sedotan plastik termasuk benda sekali pakai.

  1. Mendaur ulang sampah organik

Kita bisa menjadikan sampah organik dari buah dan sayurmenjadi pupuk kompos, selain lebih hemat pupuk kompos juga lebih baik bila dibandingkan dengan pupuk kimia.

  1. Mendaur ulang sampah anorganik

Kita bisa Mendaur ulang sampah yang tidak bisa terurai, kita bisa menjadikannya benda baru yang lebih bermanfaat. Misalnya menjadikan wadah bekas minyak goreng sebagai pot tanaman, atau bisa juga menjadikan botol plastik sebagai lampu hias, dan masih banyak lagi sampah anorganik yang bisa didaur ulang. Selain bisa mengurangi sampah, kegiatan daur ulang ini bisa menjadi lapangan kerja baru, yang awalnya hanya sampah bisa menjadi barang yang berguna, bahkan memiliki harga jual.

Memang tidak mudah untuk melakukan beberapa hal tersebut, karena kita sudah terbiasa menggunakan barang sekali pakai dan tidak peduli dengan lingkungan.Untuk melakukan gerakan ini tidak cukup jika hanya kita saja yang berkontribusi. Kontribusi dari berbagai pihak salah satunya pemerintah. Mungkin pemerintah bisa mengedukasi masyarakat atau bisa juga menetapkan pajak yang tinggi untuk setiap penggunaan plastik. Baik itu kantong plastik ataupun wadah plastik yang sekali pakai. Tingkat konsumtif masyarakat terhadap benda yang tidak ramah lingkungan harus dikurangi.

Mungkin hanya beberapa hal tersebut bisa menjadi dasar kita untuk mengurangi produksi sampah. Dengan melakukan hal-hal kecil tersebut, setidaknya kita sudah mencoba mengurangi produksi sampah, terutama sampah plastik. Mari kita mengikuti gaya hidup zero waste untuk bumi yang lebih baik.

REKOMENDASI UNTUK ANDA