oleh

Inspektorat Gresik Segera Mengkaji Laporan LSM LPB

GRESIK, BrataPos.com – Diberitakan sebelumnya. Mantan Kepala Desa Jatrembe, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik yang dilaporkan oleh LSM LPB (Lembaga Pemantau Birokrasi) ke pihak Inspektorat Gresik terkait pembangun gedung perpustakaan tak kunjung selesai, mendapat respon oleh Inspektorat.

Tursilowanto Harijogi kepala Inspektorat Gresik ketika dikonfirmasi melalui WhatApp mengatakan, pihaknya tidak segan-segan selaku Aparat Pengawasan Internal Pemerintahan (APIP) Inspektorat akan mengkaji setiap laporan yang masuk.

“Kami selalu menindak lanjuti semua laporan. Kita harus cocokan yang tidak sesuai bobot dan data,” urainya kemarin (18/6/2019).

Ketika ditanya kapan untuk dilakukan pemanggilan untuk dikonfontir yang bersangkutan? Dan kalau memang terbukti menyalahkan anggaran, apa tindakan dri inspektorat?. “Kita lihat saja nanti ya mas,” pungkasnya.

Sementara Ridwa mantan Kepala Desa Jatrembe Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik yang dilaporkan oleh LSM (Lembaga Pemantau Birokrasi) LPB ketika BrataPos.com datang ke rumahnya minta konfirmasi tidak berhasil ditemui. Ridwan tidak ada di rumahya.

Novantor ketua LPB tidak hanya melaporkan pembangunan gedung perpustakaan saja. Pihaknya ternyata hari ini LPB Rabu, (19/6/2019) melayangkan surat laporan ke dua ke Inspektorat terkait pembangunan gedung posyandu/polindes dengan biaya 250 juta.

Reporter : jml
Editor : nr
Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA