oleh

Demi Menyalurkan Nafsu Birahinya, Muhammad Fahni Ngaku Polisi

GRESIK, BrataPos.com – Terdakwa Muchammad Fahni (31) terlihat lesu ketika memasuki ruang sidang sari Pengadilan Negeri Gresik. Kemarin (18/6/2019).

Warga dusun Sumber Suci, Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujung Pangkah, Kabupaten Gresik itu terdiam ketika Jaksa Penuntut Umum (JPU) Indah Rahmawati sedang membacakan dakwaan.

Diuraikan dalam berkas dakwaan Jaksa. Pada saat itu kedua korban FA dan NIL pasangan sejoli berniat bermain ke rumah temannya pada Jum’at tanggal 1 Maret 2019 sekira pukul 20.30 Wib lalu.

Namun apes bagi kedua korban. Pasalnya teman korban sedang tidak ada di rumahnya. Hal itu terlihat dari pintu rumahnya dalam keadaan tertutup.

Tak lama kemudian, datang terdakwa Muchammad Fahni dan Muhammad Al Maghrobi berkas terpisah menghampiri kedua korban. Kedua terdakwa mengaku sebagai anggota kepolisian dari Surabaya.

Karena dituduh sedang pacaran oleh terdakwa. Lalu, kedua korban diajak ke kantor polisi oleh kedua terdakwa. Namun apesnya kedua korban bukan malah diajak ke kantor polisi oleh kedua terdakwa.

Korban yang perempuan yang masih dibawah umur malah diajak masuk ke perkebunan mangga. Korban pun bagaikan disambar petir di siang bolong. Pasalnya terdakwa Muchammad Fahni selain memeras, korban juga disetubuhi.

“Jaksa menilai. Perbuatan terdakwa Muchammad Fahni dikenakan pasal 81 ayat (1) atau pasal 82 ayat (1), UU perlidungan anak. Terdakwa diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara,” kata Jaksa Indah dihadapan Ketua Majelis Hakim Rina Idra Janti.

Hakim pun kemarin (19/6/2019) mengagendakan keterangan saksi korban. Keterangan saksi korban semuanya dibenarkan oleh terdakwa.

Reporter : jml
Editor : nr
Publisher : redaksi

REKOMENDASI UNTUK ANDA