oleh

Tedakwa Christian Novianto mangkir sidang di Tunda

Surabaya , Bratapos.com – Perkara terdakwa Christian Novianto Bin Nomo Mukardono pelaku penganiayaan rencananya masuk agenda saksi pada hari ini, Rabu, (12/6) diruang Sari 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Namun batal digelar dengan alasan kurang pihak sesuai sumber data pada SIPP pengadilan.

Dan sejumlah wartawan termasuk awak media ini yang sejak dimulainya sidang pidana di ruang sari 2, Juga tidak melihat adanya terdakwa serta digelarnya sidang perkara Nomor 1510/Pid.B/2019/PN Sby atas nama terdakwa Christian, Dimana sidang perkara yang di ketuai oleh majelis hakim Maxi Sigarlaki serta hakim anggota Anton dan Sapprudin selalu terlihat menyidangkan perkara lain.

Dan dalam hal ini, Terdakwa sejak dimulainya pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Suparlan, saat sidang pekan lalu (29/May/2019), Sesuai surat penetapan oleh majelis hakim langsung mengabulkan permohonan terdakwa dari tahanan rutan medaeng menjadi tahanan kota (Tidak Ditahan) dengan nomor penetapan yang sama dengan perkara nomor :1510/Pid.B/2019/PN Sby dan tanggal waktu bersamaan.

Selanjutnya,Terkait sidang kali ini awak media ini pun sempat konfirmasi ke JPU Suparlan terkait apakah jadi digelar sidang maupun terdakwa apakah ada datang? dan suparlan mengatakan “Ada digelar namun ditunda karena saksi tidak hadir, dan terdakwa juga datang”.jawab jpu dari kejari surabaya.

Terpisah, Berbeda halnya ketika awak media ini sempat bertanya kepada ke dua hakim anggota yang menangani perkara christian dan disaksikan panitera pengganti saat menjelang sore selesainya sidang perkara lain, Ketika ditanya terkait perkara nomor 1510 atas nama terdakwa christian apakah ada sidang juga terdakwa ada datang?, Namun hakim anton dan panitera bersamaan menjawab tidak tahu dan terdakwa tidak datang,

“Saya nggak tahu, mungkin nggak datang kali?”. Jawab hakim yang menangani perkara terdakwa.

Ditambahkan jawaban panitera pengganti yang baru dampingi hakim sidang, “Mungkin jaksanya tidak melapor”. Kata panitera tersebut.

Sebelumnya, Wartawan sudah memperoleh informasi dari korban yang bernama Oscar juga sebagai Ketua Rukun Tetangga (RT) di perumahan Wisata Bukit Mas Wiyung Surabaya , sejak permasalahan antara warga dan pengembang perumahan masih berjalan gugatan perdata, Dan Korban yang sebagai pelapor menceritakan kronologis kejadian saat itu yang bersama sama warga karena terdakwa yang menendang kaki oscar lalu Christian pun dilaporkan ke polrestabes surabaya.

“Saat itu bulan september tahun 2018 warga saya mau renovasi rumah karena bocor, lalu pesan material dan truk yang akan masuk ke perumahan dengan membawa bahan material buat bangunan dilarang masuk oleh security maupun terdakwa, dan tidak lama karena saya selaku rt bermaksud menyelesaikan masalah eh ntah kenapa koq kaki saya ditendang ama christian padahal saya uda bilang kalau perkara perdata belum incrach, jadi saya laporkan saja kepolres perbuatannya”.Beber oscar.

Seperti diketahui terpisah, Pengacara terdakwa yakni Wellem ketika dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp nya di nomor 081217000xxx, Hanya merespon singkat juga mengakui sidang ada digelar, “Sidang ditunda dan digelar”.jawab kuasa hukum terdakwa.

Dan selanjutnya, ketika ditanya soal terdakwa apakah terdakwa ada datang serta ditunda karena alasan apa? Hingga berita ini diturunkan wellem tidak membalas pertanyaan wartawan berikutnya kendati pesan tersebut telah terbaca, Serta awak media sebelumnya sejak pukul 11 siang hari sudah hadir di ruang sari hingga sidang tutup sama sekali tidak melihat adanya tim kuasa hukum maupun terdakwa datang disekitar ruangan sari 2.

Reporter : bnd / zs

REKOMENDASI UNTUK ANDA