oleh

Perusahaan sawit sombong dibalik Surat Edaran Direksi, Angkuh diatas kejahatan lingkungan hidup

SUMUT , Bratapos.com – Good Corporate Governance (GCG) berasal dari bahasa inggris, yang artinya Tata Kelola Perusahaan yang Baik, GCG adalah prinsip-prinsip yang mendasari suatu proses dan mekanisme pengelolaan perusahaan berlandaskan peraturan perundang-undangan dan etika berusaha.

Kesimpulannya sebuah perusahaan yang pengelolaannya sudah menerapkan prinsip GCG, berarti diperusahaan tersebut tidak ada ditemukan pelanggaran Undang-Undang yang berlaku di NKRI, dan sangat wajar menjelang lebaran ini Direksinya menerbitkan Surat Edaran (SE) yang isinya tidak menerima dan memberi segala bentuk yang sifatnya “GRATIFIKASI” yang berhubungan dengan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1440, Hijriah.

IMG-20190607-WA0251

Komitmen Perusahaan ini patut di Apresiasi dan wajib didukung oleh semua stake holder, dan dipublikasikan sehingga menjadi acuan bagi perusahaan lainnya.

Namun..untuk pembuktian apakah diperusahaan tersebut benar sudah bersih dari pelanggaran atas seluruh undang-undang yang berlaku, maka stakeholder (Pemangku kepentingan) wajib melakukan investigasi dan verifikasi.

Investigasi dan verifikasi ini dapat dilakukan oleh stakeholder terutama oleh LSM, dan Jurnalis, dengan meminta bantuan kepada DPRD, Dinas Tenagakerja dan Badan Lingkungan Hidup serta pihak terkait lainnya untuk bersama-sama turun melakukan ivestigasi dan verifikasi kepada perusahaan tersebut,dan untuk badan sertifikasi seperti RSPO/ISPO/ISO harus menghargai hasil investigation and verified stakeholders.

IMG-20190607-WA0253

Untuk Perusahaan Perkebunan dapat dimulai dengan turun kelapangan, seperti misalnya,melakukan wawancara langsung kepada Buruhnya, pemeriksaan lapangan terutama areal yang berbatas langsung dengan aliran sungai, apakah seluruh DAS nya sudah dibebaskan dari Tanaman Perkebunan yang dijadikan hutan konservasi dengan menanaminya dengan tanaman hutan, mengembalikan hutan lindung yang terlanjur dijadikan lahan sawit, membenahi pembuangan limbahnya dengan laporan yang harus dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, menjalin kerjasama yang baik dengan jurnalistik dan LSM, menerima kritikan secara baik dan bertanggung jawab.

Hasil dari investigasi dan verifikasi ini sangat penting dalam kaitannya dengan publikasi agar tidak terjadi kesan pembohongan publik saat stake holder seperti LSM dan Jurnalistik mempublikasikannya di sejumlah media massa.

Reporter : fatur

Editor : zai

REKOMENDASI UNTUK ANDA